Pelajaran Hari Itu:Perasaan Selalu Diawasi oleh Allah

Hari itu, sesungguhnya ummimu yang belajar..
Sesuatu yang absurd, tapi kalian anak-anak kecil yang masyaAllah, sudah bisa mempraktekkannya semampu kalian…

Di pagi itu sedang berlangsung Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ)..
Di tengah acara berlangsung, salah seorang Ustadz berkata, “yang adab nya tidak baik, yang mengobrol, yang bercanda, nanti Ustadz pisahkan, duduk di belakang..”
(Suasana memang mulai kurang kondusif, tidak mudah untuk anak-anak bisa menyimak acara itu dalam waktu lama. Tapi itulah mereka. Mereka selalu berjuang melawan bosan)

Setelah usai agenda MHQ hari itu, Ustadz kembali bertanya..
“Sebelum Ustadz tunjuk, siapa yang merasa dari awal acara sampai akhir tidak mengobrol,tidak ramai,tidak bercanda,silakan kembali ke kelas.Yang merasa mengobrol.Tetap diam di tempat.”
.
.
Dan saya menyaksikan..Termasuk anak saya tetap diam di tempatnya..Karena saya yakin, dia merasa mengobrol walau Ustadz tidak tahu.
MasyaAllah inilah perasaan selalu diawasi oleh Allah…
Sebuah pembelajaran berharga untuk saya.
Lagi-lagi, saya merasa kalah dari anak-anak itu.
Merasa harus lebih baik lagi, berapa banyak dari kita yang sudah membaca soal adab majelis?
Tapi tengoklah bagaimana prakteknya?
.
.
Mungkin orang akan melihat,
“Duh, kasian, nggakpapa kali umur segitu belom bisa duduk tenang, belom bisa fokus.”
“Duh, kasian dihukum.”
.
.
Tapi inilah mendidik.
Inilah menegakkan adab.
Kami para orang tua tak keberatan mereka dihukum, kalau ternyata mereka memang salah.
.
.
Nak…
Ustadz bisa jadi tidak tahu..
Tapi Allah.
Allah Maha Melihat.

Barakallahu fiikum.

#kuttabalfatihtangerangselatan
#kuttabalfatih
#duakurikulum
#adabsebelumilmu
#imansebelumquran

Advertisements

Pilihan yang Tak Biasa

Kadang, ketika ada yang bertanya anak saya kelas berapa, saya bingung menjawabnya. “Ngg, Kelas 1, tapi sekarang setara Kelas TK B..”
Saya yakin, yang mendengar mungkin akan balik bingung. Tapi setelahnya kami lalu bercerita pendek soal Kuttab Al Fatih ini.
Lain kali ada yang bertanya
“Oh itu yang sekolahnya kayak pondok pesantren itu ya?”
Hmmm…Bukan mondok kok. Anak saya pulang selepas sholat dzuhur berjamaah kok.
Atau
“Oh itu sekolah yang anak-anaknya nggak boleh nonton tivi sama maen hape itu ya?”
Bukannya nggak boleh, tapi lambat laun anak-anak punya kesadaran sendiri soal manfaat dan nggak manfaatnya apa yang mereka lakukan.
.
.
.
Kilas balik setahun yang lalu,
Jujur.
Perasaan yang tidak bisa dideskripsikan ketika kami hendak memasukkan anak pertama kami ke Kuttab Al Fatih.
“Kita bakalan diterima nggak ya? Itu kan sekolah yang ndaftarnya buanyak, yang diterimanya nggak semuanya. Nggak pernah pasang iklan tapi kuotanya pasti full. Nasib kita gimana ya? Lihat deh ini, selalu ada permohonan maaf di pengumumannya: Mohon maaf kami tidak bisa menerima semua calon santri”
.
.
.
Dan kami kemudian hanya berharap kemudahan rezeki soal hal ini.
Sadar betul kami ini orang tua ala kadar yang fakir ilmu, atau mungkin sering mendapat ilmu tapi entah berapa yang terserap sebagian banyak yang di luar kepala alias menguap tak berbekas. Seringkali berakhir menjadi catatan. Namun lihatlah berapa yang jadi amal nyata. Kadang tak berani. Kadang merasa belum sanggup. Ada sajalah alasan.
Maka kami berharap Allah menjodohkan kami dengan Kuttab Al Fatih ini.
.
.
.
Kami berusaha mendidik dengan yang kami tau dan kami bisa.
Maka, kadangkala usaha ketika usaha kami tak lagi dirasa cukup, kami membutuhkan dan mencarikan “guru yang baik” untuk anak kami.
.
.
.
Hampir setahun ini kami bersama Kuttab Al Fatih,
dengan segala dialektikanya.
Kami sedang dalam fase bagaimana diarahkan menjadi orang tua.
Apakah itu mudah?
Tentu saja tidak.

Continue reading

Muslimah sebagai Seorang Istri

Lama tak menulis..xixixi

Kali ini saya mau mencoba share apa yang saya dapat waktu saya ikut pengajian ibu-ibu di perumahan..Bisa terbilang sangat jaraaaaang saya menulis soal apa yang saya dapat..Saya punya kelemahan soal menyampaikan kembali..Sering tidak sistematis…Beda halnya menulis soal keseharian itu kan mengalir saja.Tapi menyampaikan suatu ilmu kembali,itu sungguh berat buat saya..Makanya mungkin selain materi kali ini emaks emaks bangettttt dan mengena makjleb bertubi-tubi mungkin agak dapat ruh nya..I’ll try then

Entah judulnya apa? Hahaha saya beri saja judul ya “Muslimah Sebagai Seorang Istri” (makleummm bawa bayik,yaa ndengerinnya sambil gendong2 gtu deh..euh kasian amat anak2 selalu jadi kambing hitam ya..tapi memang iya..hadirnya kita di majelis ilmu membawa anak-anak itu memang nggak akan membuat kita 100% menyerap ilmu..hadir sendiri aja belom tentu bisa 100% apalagi bawa anak #eh pembenaran lagi.tapi saya yakin,hadirnya kita di majelis-majelis ilmu yang katanya turut dihadiri oleh para malaikat sehingga menjadi salah satu waktu diijabahnya doa, memberikan sebuah kesempatan emas untuk saya untuk banyak berdoa..apa saja..orang jawa bilang:ngalap berkahnya saja..kalau ada yang heran kenapa saya mau bersusah-susah bawa bayik hadir ke kajian ya karena ini..mudah-mudahan dengan hadirnya saya saja mendapat barokah dari Allah sekaligus itu tadi,saya banyak berdoa dalam hati.aamiin)

Pengajian serius tapi santai, ringan namun bergizi kali ini disajikan oleh Ustadzah Hj. Erika Suryani Dewi,Lc..Beliau ini aktif di Daarut Tauhid.Pernah tinggal di Sudan juga selama 13 tahun.

Pernahkan ibu-ibu sekalian terbangun di pagi hari dan bingung akan mendahulukan yang mana?Tumpukan piring menggunung?Perut lapar keroncongan,Masak dulu?Baju kotor sudah menumpuk?Lantai rumah minta disapu? dan berakhir dengan tidak melakukan apapun…?

===

.Kekuatan Doa.
Kadang kita lupa memulai hari dengan memohon pertolongan dengan berdoa kepada Allah..Kita cuman ingat berdoa soal Ya Allah minta jodoh,Ya Allah minta rezeki, Ya Allah sembuhkan lah anak-anakku yang sakit, Ya Allah pengen bla bla bla, dan yang lainnya..Tak ada salahnya jika kita selalu menyertakan dan memanjatkan doa kepada Allah di setiap urusan, sekecil apapun urusan itu..Tak ada salahnya kita berdoa “Ya Allah mudahkan urusanku hari ini..” “Ya Allah mudahkan dan ringankan aku dalam menyetrika” Tak ada salahnya…Sehingga setiap hal yang kita kerjakan di rumah entah itu menyapu, entah itu mencuci piring, entah itu menyapu, mengepel dan aktivitas lainnya akan terasa ringan dikerjakan dan mudah-mudahan mendapatkan ridho dari Allah..Karena apa, jika Allah ridho, surga lah balasannya insyaAllah..

…ingat…ridho Allah = surga…

Itu kenapa surga ada di telapak kaki ibu..dalam setiap langkah-langkah nya di rumah jika ada keridhoan Allah,insyaAllah surga lah balasannya..

Bahkan, sampai dikatakan bahwa jihadnya wanita itu adalah di rumahnya..

===
.Benahi Niat.

Terkadang yang membuat terasa berat, sempit dan tidak lapang itu adalah ketika mata kita bertabrakan dengan materi,dengan hal-hal yang berbau duniawi.Sahabat Rasul dulu dikisahkan jika di rumahnya sudah terlalu banyak perabot,maka mereka akan mengeluarkannya dari rumahnya..Supaya apa?Supaya mereka tidak terikat dengan dunia..Apalagi untuk kaum hawa..Kebanyakan mereka ini membeli apa yang mereka inginkan, bukan yang dibutuhkan..Pun hati-hati, jika kita menginginkan anak-anak kita bersekolah tinggi hanya untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus dan uang yang banyak, koreksi kembali niat kita..Tanamkan kepada mereka bahwa surgaNya lah yang menjadi orientasi hidup kita..Supaya kita bisa masuk surgaNya Allah..Karena kehidupan kita di dunia ini tak lebih dari sekedar musafir yang hanya tinggal sementara saja.

Juga jangan suka mengungkit-ngungkit.Misal, dengan mengatakan “Ibu ini sudah capek-capek mengurus kamu.” Atau “Ibu ini sudah habis banyak uang menyekolahkan kamu”

Dalam hadits disebutkan “Jangan suka membatalkan pahala sedekah dengan mengungkit dan menyakiti”

Maka dari itu ikhlas ini bukan perkara saat dikerjakan saja, akan tetapi adalah sebuah perkara panjang sampai kita mati.Karena sepanjang itu,setan tidak akan berhenti menggoda kita.

===

.Jadikan Baiti Jannati.

Maka dari itu..jadikanlah rumah-rumah kita ini sebagai masjid,sebagai pesantren,sebagai markas,sebagai basecamp,sebagai magnet yang mempunyai daya tarik..Bagaimana supaya anak-anak betah di rumah? Itu dimulai dari bagaimana ibunya.

Jadikan rumah kita sebagai tempat pulang yang nyaman sesuai al quran dan as sunnah.Bukan dengan kenyamanan lain yang tidak sesuai dengan keduanya.Jangan sampai ketika kita akan pulang ada perasaan malas pulang ke rumah,tidak betah,tidak nyaman,tidak tenang.Hari ini kalau kita sadari,musuh-musuh Islam akan berupaya bagaimana membuat wanita-wanita berada di luar rumahnya.

===

.Wahai Ayah. Continue reading

celoteh krucil #17: sayang Nabi Muhammad

Beberapa hari yang lalu, Emak lagi leyeh-leyeh ngeblog di kamar. Ayahnya nemenin dengerin lagu anak islam. Entah apa yang terjadi eh nangis kenceng. Ea. Kenapa tu bocah?

Kata ayahnya karena baper dengerin lagu Ya Nabi Salam ‘Alayka, Ya Rasul Salam ‘Alayka.. MasyaAllah. Ini keknya gegara saya nyimpen videonya Ustadz Hanan Attaki yang judulnya Orang Paling Sibuk di Akhirat. Tonton saja di yutub berikut


Saya peluk itu bocah. Kata ayahnya, kakak nailah jadi sedih karena Nabi Muhammad udah meninggal. Jadi susah nyontoh beliau.. (eaaa jadi baper sayah 😭😭😭 baper berjamaah deh) Saya bilang, ummi juga pernah kangen banget sama Rasulullah. Kalo kita kangen, kita baca shalawat untuk Rasulullaah. Rasululullaah juga sayang sama kita. Kakak inget yang di video itu? Rasulullaah nanti akan menolong kita di akherat, padahal nggak kenal sama kita… Rasulullah sayang banget sama umatnya.. heuheu, saya peluk itu bocah.

Oalah nak. Ummi pun pernah ngerasa rindu banget sama Rasulullah. Orang yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling disayang Allah. Orang yang paling baik sama keluarganya. Paling sayang sama umatnya. Tidak akan masuk surga umat-umat nabi terdahulu sebelum umat terakhir Nabi Muhammad nak..

Shollu ‘ala muhammad..

30 my age 😢

Menjelang usia saya yang kepala tiga ini saya jadi teringat momen dimana mama saya pernah menjadi single parent.. 😭😭 Kala itu mama saya berusia 33 tahun dengan 3 anak piyik. Saya masih kelas 1 smp, adek yang nomer dua masih kelas 4 sd kali yak, dan yang nomer tiga masih 1,5 tahun. Hidup sebagai single parent di kala itu nggak mudah. Secara ya,,masih kinyis-kinyissss bo. Banyak yang ngrasani. Banyak yang menggoda. Ada yang ngelabrak. Ada brondong muda yang mendekat. Ah macem-macem lah ceritanya.. Saya ingat itu semua, tapi waktu itu saya nggak bisa saling cerita dan bicara dengan beliau. Kita memilih bahasa diam. Mama saya diam, kadang tiba-tiba menangis. Saya juga diam nggak ngerti mesti gimana..MasyaAllah,betapa tabah dan sabarnya mama saya kala itu yak.. 😖😖

… Sampai suatu saat dimana saya dewasa dan menikah, saya jadi tau…

Mama saya pernah bilang, mama punya dua anak perempuan, mama nggak pengen ngerusak rumah tangga orang lain pun seandainya itu bisa dilakukan.. Mama cuman nggak pengen, kalo anak-anak mama yang mengalami itu gimana rasanya? Pasti sedih dan menyakitkan kan. Mama nggak cuman mikiri enaknya mama aja. Anak-anak gimana..

Jadi dulu, setelah menjadi single parent itu.. ada mas-mas brondong yang umurnya kira-kira 24 an lah mendekati mama saya. Mama saya cuman bilang, sampean tu masih muda. masih lebih layak dapet yang lebih muda. Ya itu tadi. Beliau cuman nggak mau anak-anak perempuannya kelak mengalami hal yang pahit-pahit. Kata mama, segala hal nggak enak biar mama aja yang ngalamin.. Ya Allah,sayangilah mamaku selalu..

Mama saya juga orang paling depan yang menyuruh saya nggak boleh bekerja. Kamu kalo kerja, nanti siapa yang merhatiin suamimu? Sama-sama capek. Gtu katanya. Yawes saya iyah-iyah aja. Walopun kadang jujur saja namanya juga manusia biasa kadang ada lah masa nya saya pengen bekerja kantoran pake jas apoteker. Wkwkwkwk. Atau pake jas lab kerja di lab. Ih mimpi saya banget itu dulu, kerja barengg mikroskop setiap hari. Sampe ngebayangin tinggal di tepi pantai, punya rumah di tepi pantai dan punya mini laboratorium di dalam rumah.

Suatu saat saya pernah nawari beliau hape android. Ya biar kami mudah berkomunikasi. Jaman udah canggih, kan kita pengen yak video call an sama beliau. Jawab beliau apa? Nggak ah. Mendingan hape jadul. Banyak bahayanya itu lanjut beliau. Apa itu wa itu.. Begh bisa-bisa ada yang menggoda mama. Kita tuh tambah lama menikah godaannya makin banyak (iya,akhirnya mama saya menikah lagi pas saya kelas 3 smp). Ada aja lah dari mana-mana. Beliau tu beneran pesen sama saya, kalo nggak penting-penting banget gak usah ya chat chat sama laki-laki. Apalagi curhat-curhat sama laki-laki. Lebih baik hati-hati dan dihindari yang kayak gitu. Saya iyah-iyah ajah (namanya juga dinasehati dengerin aja dulu kan..). Ya saya tau diri juga kalik. Kalo gak penting-penting amat saya nggak akan nanggepin. Ngapain. Kek gak ada orang lain aja selain saya apah. Istri orang ini tauk. Yaa once you open the door, i think you will give another chance, bener juga kata mama saya. Bahasa jawanya mah witing trisno jalaran soko… Gak ono maneh!! 😪 Inget. Sesuatu yang dulunya tabu jadi nggak tabu karena apa? Ya karena itu tadi, karena dianggap biasa aja..

Eh eh katanya begini,wew…

Nah looooo…

Terkait gambar di atas, ada kebiasaan lucu mama saya.jadi inbox sms nya itu nyaris selalu bersih.cuman biar apa?yaaa biar nggak rame aja kalo sewaktu-waktu papa saya liat.jadi gambar di atas nggak selalu berarti kek gtu yak.. 😁

Mama juga pernah bercerita.. Bahkan dulu, kalo ada tamu laki-laki alm bapak saya, mama saya nggak boleh tu ikut ketemu. Cukup menyuguhkan makanan/minuman, udah masuk lagi ke dalam ruangan lain. Tapi mama saya juga baik-baik aja digitukan, soalnya bapak saya juga gak pernah lirak-lirik sana-sini. Alm bapak saya termasuk yang kaku soal gimana berinteraksi dengan perempuan lain. Bener-bener secukupnya aja nyapa perempuan lain selain mama saya. So sweet dah kisah mereka itu.. alm bapak saya dan mama itu dulunya sama-sama punya banyak mantan wkwkwk bahasa kerennya playboy and playgirl gtu.. tapi begitu mereka menikah gak ada lagi tuh tebar-tebar pesona. gak kayak jaman sekarang yak. makin tua makin menjadi. Makin tebar pesona sana-sini. 

Ah, jadi nostalgila deh saya.. mudah-mudahan Allah selalu menyayangi kedua orang tua saya. Tanpa mereka, apalah saya..

Tapi akhirnya beberapa waktu yang lalu saya jadi tau. Ada yang share video di newsfeed fesbuk (jaman sekarang kan apa yang ada di newsfeed fesbuk suka dijadiin berita di portal-portal berita bahkan kadang sampe masuk tv, dih kurang berita apa gimana sih yak). Pekerjaan paling luar biasa bagi para iblis tu katanya ya berusaha merusak rumah tangga dengan segala cara. Bahkan kalo mereka laporan sama bosnya saya udah menyuruh manusia ini itu kurang bergengsi pekerjaannya, yang paling oke tuh ya merusak rumah tangga anak manusia sampai membuat mereka bercerai. Duh, naudzubillaah.. Saya pernah nonton di link inih:

Hmm. Jadi ngeri sendiri. Mudah-mudahan Allah selalu menjaga rumah tangga saya. Sebaik-baik penjagaan hanya penjagaanNya.. aamiin

..kalo candaan saya sama temen-temen.kita-kita kaum perempuan ini tambah lama kek mobil,harga jualnya tambah turun.tapi kalo laki-laki tuh ibarat properti,makin lama makin naik terus harga jualnya.ya iya,mereka tambah lama,harusnya secara karir semakin bagus.duit harusnya semakin stabil.lha perempuan?belom beberapa kali turun mesin akibat hamil-melahirkan-menyusui.tapi percayalah,kamu cantik luar biasa di mata Allah. 😍…

w.a.n.i.t.a

Copas no resource.mohon maaf tidak menyertakan sumber.cause it viral on my handphone 😁

• Tahukah engkau ….

Bahwa yang pertama kali tinggal di Masjidil Haram adalah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah ibunda kita ‘Siti Hajar’

istri Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam …..

• Tahukah engkau ….

Bahwa yang pertama kali beriman kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam adalah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah istri beliau ‘Siti Khadijah’ Radhiyallahu ‘Anha ….
• Tahukah engkau ….

Bahwa darah yang pertama kali tumpah di jalan ALLAH Subhanahu wa Ta’ala adalah darah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah darah ‘Syahidah Sumayyah’ ibunya Ammar Bin Yasir …..
• Tahukah engkau …..

Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan Al-Qur’an dan di dalamnya ada Surah bernama

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

(An-Nisaa’)

Itulah surah ke 4, dan surah terpanjang ke 4 dalam Al-Qur’an, ada 176 ayat setelah Al-Baqarah 286 ayat ; Al-A’Raaf 206 ayat dan Ali Imran 200 ayat.

Sementara Surah ‘Ar-Rijaal’ (Laki-Laki) tidak kita temukan didalam 114 Surah.
• Tahukah engkau……

Nabi Saw bersabda :

“aku berwasiat pada kalian agar bersikap baiklah terhadap

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah kalimat yang beliau ulang2 hingga 3 kali dalam khutbah perpisahan beliau (wada’) sebelum beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasallam meninggalkan kita semua selamanya…
• Tahukah engkau …….

Nabi Saw bersabda :

“Siapa yang memiliki

~~~~~~~~~~~~

3 Anak Wanita

~~~~~~~~~~~~

kemudian mendidiknya dan berhasil baik dalam pendidikannya, maka itu akan menjadi pembebas baginya dari Api Neraka”

Sahabat bertanya :

“Bagaimana jika hanya 2 Anak Wanita saja wahai Rasulullah?”

Jawab Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam :

“2 Anak Wanita pun bisa”

Kata Sahabat lagi :

“Bagaimana bila hanya 1 Anak Wanita saja Baginda Rasul?”

Jawab Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam :

“1 Anak Wanita pun juga bisa”
• Tahukah engkau….

bahwa Surga itu terletak dibawah kaki

~~~~~~~~~~

Ibu (Wanita)

~~~~~~~~~~

“Al-Jannatu Tahtaa aqdaamil Ummahaat :

“Surga itu berada dibawah telapak kaki Ibu”
Adakah kemuliaan yang melebihi semua ini bagi

~~~~~~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’ ?!?!?!

~~~~~~~~~~~~~~~

Katakanlah wahai para wanita : “Alhamdulillahi ‘Alaa Ni’matil Islam”

(Umar Bin Hafizh)
Jadi…..

Jika engkau mengatakan bahwa Islam adalah agama yang tidak memuliakan

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Maka engkau mengambil sebuah kesimpulan yang ‘Salah Besar’…
“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, bentuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.

Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari mata hatinya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada.”

Continue reading

Cerita Kita #2: Haid itu Apa Mi?

Beberapa hari yang lalu saya sedang membayar hutang puasa. Kakak Nailah tau, umminya sedang puasa. Dia sibuk tanya, hutang saya tinggal berapa. Pagi sebelum dia berangkat sekolah, dia tau saya tidak sarapan. “ummi puasa ya?”
Pulang sekolah, saya makan hahaha. Lalu, dia bertanya, “ummi katanya puasa? kok makan” (dulu sudah pernah saya beritahu bahwa puasa itu tidak makan dan tidak minum, dari adzan subuh sampe adzan maghrib.. pernah saya ceritakan, kadamg dia suka lupa nawarin makanan pas saya lagi puasa, akhirnya lama-lama dia paham..)
tik tak tik tuk tik tak tik tuk, udah laper disuruh njelasin pulak. apa ya errrr. yawdah bilang aja yang sesungguhnya..
“Oh iya ummi haid..”
“haid itu apa mi?”
hmmm, mikir dikit dan saya mulai mencoba menjelaskan dengan bahasa yang mungkin dia pahami…
“haid itu adalah tanda kalo wanita jadi dewasa.itu nanti bakalan keluar darah dari tempat pipis.darah itu darah kotor,harus keluar, kalo nggak dikeluarkan nanti bisa jadi penyakit.”
“sakit nggak??”, tanyanya lagi (ini anak saya tuh kalo sama luka,sakit dll agak lebayyy..luka cuman beset doang nangisnya luarrrr biasa)
“yaa sakit sedikit, tapi jangan dibayangkan kayak luka ya..”

“kalo ayah?”, okay pertanyaan masih berlanjut..
“ayah beda lagi… laki-laki dan perempuan Allah ciptakan nggak sama. kalo perempuan punya tempat buat simpen kakak waktu masih dalam perut, namanya rahim.laki-laki enggak. kalo perempuan bisa menyusui anaknya. laki-laki enggak.”

“ooo..”
(fiuuuuuuhhh akhirnya muncul juga o tanda mengerti,, okaay, sementara ini pertanyaan nya begtu..nanti-nanti pasti bakalan muncul pertanyaan lainnya..)