Kenangan::Farmakognosi Bahari::

Ini beberapa hasil penelusuran gambar di google, waktu semester 6 yang lalu aku mengambil mata kuliah pilihan Farmakognosi Bahari. Sewaktu awal kuliah, Bu Ani menanyakan apa motivasi kami mengikuti kuliah ini. Well, jarang-jarang kan seorang dosen menanyakan mahasiswanya, mengapa mereka mengambil mata kuliah pilihan tertentu. Dari beberapa mata kuliah pilihan yang kuambil, sepertinya hanya di kuliah yang satu ini dosennya menanyakan hal ini. Lalu, aku pada waktu itu menjawab, kurang lebih seperti ini:
“ Tempat tinggal saya di Jember dan merupakan daerah pantai selatan. 2 jam perjalanan dari Jember, juga bisa sampai ke daerah pantai utara (Kabupaten Situbondo). Saya ingin tahu lebih banyak, sebenarnya apa saja yang bisa dimanfaatkan dari hasil bahari ini sebagai obat. Bukankah Indonesia memiliki laut yang sangat luas… “
Di akhir kuliah ini, aku jadi benar-benar amazing, karena memang masih banyak hasil laut yang belum dimanfaatkan dengan optimal. Ini bisa jadi prospek yang cukup cerah di masa yang akan datang. Belakangan aku tahu bahwa daerah pantai utara cocok untuk digunakan sebagai daerah budidaya bahari, karena ombaknya tidak sedahsyat pantai selatan.

Ini ada beberapa gambar yang dengan sengaja kucari di google, waktu itu saking sukanya dengan mata kuliah ini, sampai-sampai mencari-cari organisme laut yang menarik untuk dilihat. And, here are the results, just enjoy it…

Astropyga radiata
Astropyga radiata

Continue reading

Sekolahku

Dari kecil ampe sekarang tetep aja sekolah, koq nggak pernah mahasiswa ya… 😀

Ya karena memang demikian adanya, sekarang kan sedang menempuh pendidikan di Sekolah Farmasi ITB. Mengapa namanya sekolah? Katanya sih karena program studi yang dinaunginya kurang dari tiga. Di ITB ada beberapa sekolah. Ada SF, SAPPK , SITH, dan SBM. Tapi walaupun demikian aku tetap mengklaim diriku sebagai mahasiswa koq… Kan definisi mahasiswa adalah sesorang yang belajar di perguruan tinggi. Perguruan tinggi kan ada macam-macam. Ada institut, universitas, akademi, sekolah tinggi dan politeknik.

Nah kembali ke SF…

Di SF sendiri saat ini ada dua program studi (prodi), Sains dan Teknologi Farmasi, disingkat STF serta Farmasi Klinik dan Komunitas, yang disingkat FKK. Sebenarnya masih akan ada satu prodi lagi, tapi belum dilaunching juga sampai saat ini.

Lalu,,,

Ada empat kelompok keilmuan (KK) yang ada di SF ini. Dulunya aku berpikir dengan adanya pembagian dua prodi akan berpengaruh terhadap kelompok keilmuan yang ada. Eh ternyata tidak. Bahasa mudahnya, bisa dibilang ini adalah wilayah kerjanya seorang farmasis [sejujurnya aku menyusun prioritas sesuai dengan kecenderungan untuk TA-ku,,, hwehehehe…]. Ini hanya gambaran yang sangat umum sekali tentang KK, lebih lengkapnya bisa diklik di: www.fa.itb.ac.id Continue reading