untukmu yang hampir berusia 8 tahun…

anak-anak jangan cuman hanya menjadi lebih baik dari orang tuanya..mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang berbeda dengan kita.karena…hanya sedikit sekali kebaikan yang kita punya -Ust Budi Ashari,Lc-

ummi dulu jaman muda sangat menyukai angka 8. tanggal lahir ummi kalau dijumlah angkanya 8. tanggal pernikahan kalau dikalikan angkanya 8 juga. entah kenapa suka sekali dengan angka 8. sekarang sih sudah nggak maniak 8.

tapi terasa oleh ummi, memasuki usia 8 tahun ini, ummi terasa banyak hutang….

ummi (dan mungkin ayah) cuman bisa menjadi orang tua semacam orang tuanya Imam An Nawawi yang hanya bisa mengantar dan menjemputmu mencari ilmu. sungguh, karena fakirnya ilmu kami.

ummi masih harus duduk di majelis ilmu, demi bisa sedikit mengajarmu di rumah. padahal duduknya ummi di majelis ilmu itu lebih banyak tidak khusyu’ nya. kadang adikmu menangis, rewel, bosan, sehingga ummi tidak bisa fokus. duduknya ummi di sana, lebih banyak digunakan untuk berdoa. berdoa, karena cuman itu yang bisa ummi lakukan.

ummi banyak berhutang tentang arti sabar. berapa banyak kesempatan ummi banyak mengomel. dengan pembenaran kebutuhan 20.000 kata per hari. tapi itu kan tak sama dengan mengomel? seperti apa kelak kamu akan mengenang ummi kalo ummi sudah tiada? apa iya ummi yang banyak mengomel?

pernah suatu ketika di umurmu yang 3 tahun, kamu mencoret-coret kursi sofa cokelat tua di rumah kita. ummi mengomel. karena tidak biasanya kakak mencoret-coret. tembok rumah kita nyaris bersih. tapi hari itu kakak mencoret kursi. ummi menelpon uti. bercerita kalau kamu mencoret kursi.

hari itu di umurmu yang hampir 8 tahun, adikmu mencoret mesin cuci. ummi berhasil tidak mengomel hari itu. ummi cuman bercerita: ini adikmu nyoret-nyoret mesin cuci.udah ummi cobak hapus tapi nggak bisa…

apa yang keluar dari mulutmu?

sabar mi…

(yaAllah.ummi cuman diem.inget waktu kamu kecil, kamu nyoret kursi dan ummi ngomel.mungkin kakak nggak inget.tapi.sekarang kamu bahkan jauh lebih bijak dan sabar daripada ummi.masyaAllah tabarakallah)

ummi banyak berhutang membaca buku. cerita ummi lebih banyak yang kadaluarsa. kakak sudah banyak lebih tahu. hahha. haduh, banyak ya ketinggalannya..yatapi gimana lagi. beginilah adanya ummi…

ummi udah mulai kalah menghapal quran. udah kesalip. heuheu, inilah akibat di masa muda kurang belajar. akibat ketidaktahuan. makanya sering ummi menyemangati kakak. sekarang kakak masih muda, masih gampang menghapal.. ayo harus semangat, jangan kayak ummi… ummi bacakan ayat untuk kakak, kakak jadi hapal. umminya enggak. Doh doh doh…

ummi kalah soal pake jilbab. iya biarpun kamu belum baligh, kamu udah ummi paksa-paksa pake jilbab kalo keluar rumah. ummi baru SMA pake jilbabnya. pernah kita nonton petualangan s**rina. trus kakak bertanya:”kenapa seragamnya nggak pake kerudung?”

hahha, ummi cuman ketawa. seragam ummi ya juga begitu waktu SD.

biarin.ummi nggakpapa kakak nggak apal isi RPAL/RPUL.karena itu nanti nggak ditanya di akhirat kan?

hahha. kakak selalu amazing kalo ummi itung-itungan cepet. yaaa itu sedikit jagonya ummi sebagai eks anak IPA dan anak Sains. tapi itu mah gampang dipelajari. Serius. Lebih susah belajar quran. Menghapal quran.

At the end…

kakak harus jauuuuuh lebih baik dari ummi yaaaa..

Loplopppp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.