Remeh Temeh

Mungkin sebagian besar orang bangkit dari yang namanya diremehkan. Merasa tidak dianggap. Disepelekan. Kemudian mereka membuktikan. Memamerkan kebisaan yang sebelumnya tidak diakui. Mereka tunjukkan kepada dunia. Dan berharap dunia mengakuinya. Berharap orang-orang sedikit segan. Dan mungkin menjadi hormat padanya. Kasian kah mereka? Tidak. Itu pilihan mereka. Tapi, bahkan mereka tau kan.. Tuhan tidak suka makhluk yang sombong??? Hmm. Termasuk kategori sombong atau tidak ya? Cuman hati mereka yang tau.. 🙂

Bersyukurlah kalau kamu bukan bagian dari itu. Karena itu artinya, mendengar cibiran orang adalah angin lalu. Seperti orang dalam perjalanan yang numpang makan di restoran. Dapat menu yang enak alhamdulillaah. Kalo enggak, ya telen aja, lapar ini 😀 Tak perlu sibuk memikirkan apa kata orang.
Damai ya dunia kalau gak ada saling iri?
Selamat sore dunia.. 🙂

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s