Catatan 2 Tahun Masehi Menjadi Ummi

Pembuka untuk catatan saya kali ini adalah: Satu tahun adalah waktu yang sangat cepat berlalu. Sangat cepat. Nantinya, long term memory kita yang berusaha mengenang, tulisan-tulisan usang yang bercerita dan mungkin foto-foto yang menjadi pewarta momen-momen penting..
Tahun Kedua dihabiskan di kota yang berbeda. Suasana yang berbeda. Serba berbeda. Jam kerja ayah yang menggila. Ummi yang lama beradaptasi. dan Kakak Nailah yang tumbuh sungguh sangat mengagumkan, māsyāAllāh.. (kalo gak ada kakak nailah, mungkin ummi sudah benar-benar gak ngerti musti ngapain)
subhanallah,wal hamdulillah, itu mungkin yang paling pas menggambarkan tahun kedua ini. dan mungkin banyak astaghfirullah (ummi yang mesti banyak bersabar maksudnyah)

image

..Ittaqullāh
Itu yang sering membayang-bayangi benak ummi, nak. Apakah Ummi mampu mengantarkanmu menjadi orang yang muttaqin?

..Welcome to the (terrible) wonderful two
Selamat datang di masa-masa dimana anak-anak seperti spons (bukan spongebob ya,,errrr), menyerap segala informasi di sekelilingnya. Hamdalah, ummi masih punya kesempatan untuk menjadi orang pertama yang selalu ada di sampingmu nak..Menemani kakak. Mengamati segala tumbuh kembangmu adalah hal yang tak ternilai harganya dan hanya sekali terjadi.. Belom pernah meninggalkan kakak lebih dari 24 jam. Berusaha sebisa mungkin menanamkan kebaikan, dan ummi tau masih jauh dari sempurna. Beban berat, karena dirimu adalah amanah yang ummi dan ayah pinta. Berat. Ada kalanya, ummi merasa sangat takut, takut tidak bisa mendidikmu nak. Ada kalanya ummi takut, dan tidak ingin melepasmu ke dunia luar. Paparan polusi, virus bakteri yang aneka ragam di iklim tropis, bahaya isme-isme yang bermacam-macam.. Ah, sungguh, ummi menjadi merasa sangat kerdil. dan tiba-tiba hopeless,, betapa beratnya menjadi orang tua. Benar-benar ingin dirimu tidak tumbuh menjadi besar.. Tapi akhirnya ummi sadar, ada Allah nak.
pada akhirnya ummi hanya bisa berdoa..
ya Allah mampukan saya jadi orang tua yang baik dan jadikanlah anak-anak saya, anak-anak yang sholeh dan sholehah
karena, memang hanya Allah lah yang Maha Membolak-balikkan Hati.. hati kita ini, ada dalam genggaman nya..

Dua tahun ini adalah masa yang Allah berikan banyak kemudahan. Kemudahan melahirkan, kemudahan menyusui, kemudahan pertumbuhan dan perkembangan kakak nailah yang masih pada milestone nya. Satu bagian yang agak tricky,adalah masa penyapihan. 😀 Kami benar-benar clueless.. Hehehe. Tapi kami percaya, selalu ada jalan… (khusus untuk menyapih, nanti saya buatkan catatan tersendiri)

Dua tahun, adalah langkah awal menyusun kalimat. Mulai bernego. Mengamati dan Meniru segala tingkah laku orang sekitar. Maka, hanya kalimat istighfar yang layak ummi bawa selalu. Soalnya, hehe, ummi mu ini masih belajar juga untuk mengatur emosih.. hwehehe. Bahkan, kalo ummi sudah mulai esmosih, dan berucap: astaghfirullaaah, kakak akan melanjutkan: adiiiim (hal ‘adzim) 😀

..trakhir
Hmm.. Tumbuhlah sehat selalu. Jadilah pecinta quran seperti doa kami pada namamu. Jadilah selalu qurrata a’yun dalam hidup kami. Jadilah perempuan yang sholehah. Ittaqullaah. Ittaqullaah..

*hmmm, ini catetan 2 tahun berasa ngomong ke anak usia sekian belas tahun. tak apalah. ini bagian dari doa.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s