Ketika Allah Mengajari Saya Bagaimana Cara Bersyukur

Apakah Anda percaya bahwa hidayah Allah bisa datang lewat orang-orang di sekitar Anda..?
Saya termasuk orang yang sangat percaya akan hal itu.
Seorang sahabat yang akun surelnya bernama ukhtimaniez (hehehe,,dan itu surel dari kampus dulu,ampun dah.akun saya juga nggak kalah narsis: immoeth.. 😀 ) bercerita kepada saya salah satu hal yang ia peroleh dari sebuah majelis ilmu. Tentang berdo’a. Kurang lebih begini yang saya ingat:

Berdoa sama Allah kan gratis ya, nggak bayar. Maka mintalah banyak hal kepadaNya. Coba tuliskan 1000 keinginan. Dan bacalah ketika waktu berdo’a tiba.

Kemudian. Pada suatu waktu ketika saya sedang banyak tidak bersyukur. Pada suatu masa ketika saya merasa banyak tidak puas dengan kehidupan yang saya jalani saat ini. Teringatlah saya akan cerita di atas. Dan mulailah saya menuliskan keinginan-keinginan saya pada sebuah buku kecil.

yes, i still have dreams.

1. pengen masuk surga,jumpa Allah dan RasulNya
2. Naek haji
3. …
4. …
dst

Tahukah Anda? Saya baru bisa menulis hanya sampai nomor 22.
Saya jadi terdiam dan kemudian tersenyum. Astaghfirullah, betapa menuliskan keinginan itu sangat sulit ya. Betapa Allah itu sudah mengatur kehidupan saya sedemikian indah. (jadi inget salah satu film yang ceritanya manusia yang menjadi Tuhan.saking bingungnya dengan banyaknya keinginan manusia,kacau balaulah kehidupan saat dia menjadi Tuhan)
Saya jadi bersyukur.
Alhamdulillaahilladzii bini’matihi tatimmus shaalihaat (segala puji bagi Allah yang dengan ni’matNya,sempurnalah kebaikan)

Maka sekarang, ketika saya sedang banyak tak bersyukur, saya lihat catatan do’a itu lagi, dan masih tidak bisa melanjutkan menulis. Bukannya saya tidak punya keinginan. Tapi, saya ingat-ingat kembali apa yang sudah saya dapatkan 24 tahun ke belakang. Lalu, saya lihat 22 keinginan tadi. yang 22 saja belum saya ikhtiarkan dengan maksimal. masa’ sudah mau minta lagi sama Allah…?? *tapi, berdo’a kan gratisan yak.siapa yang hari gini gak mau gratisan?tengoklah operator seluler aja berlomba-lomba ngasih gratis ini,gratis itu… :p

maka..benarlah adanya.untuk urusan dunia lihatlah ke bawah.untuk urusan akherat lihatlah ke atas.

terima kasih..untuk lingkaran kebaikan yang selalu menyelimuti saya.sesungguhnya ini ni’mat yang paling besar,tapi sering terlupakan.
ni’mat iman, islam dan semua dekapan ukhuwah di dalamnya.
terima kasih ya Allah.untuk terkabulnya do’a-do’a yang mungkin saya pun lupa pernah berdo’a tentang itu, atau do’a-do’a keluh-kesah saya,do’a-do’a ndumel saya yang saya tidak sabar menunggunya… (padahal sudah tau ilmunya,bahwa Allah bisa mengabulkan do’a, menundanya, atau menggantinya dengan yang lebih baik).

dasar manusia ya.nggak pernah berhenti menggerutu.
Allah.saya minta lagi ya, semoga ketika saya tidak bersyukur, Engkau ajari caranya bersyukur. Aamiiin…

Advertisements

5 thoughts on “Ketika Allah Mengajari Saya Bagaimana Cara Bersyukur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s