Capek

Suatu malam, orang rumah telepon. Biasa saja sebenanya. Selesai Mama, ditutup. Ceklek. Lepas headset, maklum sajah handphone saya itu harus pake headset dulu supaya bisa melanjutkan pembicaraan dengan pihak penelpon. Eh, tidak berapa lama, muncul lagi panggilan dari rumah, ternyata adek saya yang bungsu (ingat! yang sedang duduk di bangku TK NoL beSaR)  sedang ingin berbicara. Tralala, ngomong, ngalor, ngidul… dan sampai pada akhirnya akan menutup telepon ceritanya…

“Sudah ya mbak…capek aku, besok telpon lagi yaa…”

Saya: “Beeeh, capek kamuuu…”

“Iya bak…capek akuu..ini lho giginya berdiri terus, ndak duduk-duduk….”

Dan lepaslah tawa saya….wkwkwkwkwk…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s