Sunset itu…

Jingga di sore hari menemaniku pulangSCENE325
Sesekali kutengok ke ufuk barat, ya, dia masih di sana…
Kulihat kembali, dan kemudian aku tersenyum…
Ya, dia masih di sana…
Kutatap sekilas,
Ada gurat sendu di wajahnya…
Ada sinar kesedihan di sana
Apakah kau tak bahagia akan berpisah dengan dunia?
Bukankah esok engkau akan kembali lagi?
Ah, tapi siapa yang tau…
Takkan ada yang pernah tau…
Jangan-jangan kau berpikir bahwa esok kau tak lagi terbenam di sana,
Tapi malahan terbit di sana…
Astaghfirullah…
Makanya kau seolah sendu, dan selalu sendu
Kalau saja aku bisa,
Akan kuajari bagaimana caranya tersenyum senang sepertiku,
Agar engkau tak sedih lagi mentari…
Walaupun hanya sejenak dan sesaat,
Walaupun mungkin hanya sekedipan mata,
Maukah?
 
Karena aku tersenyum melihat jinggamu,
Dan akan dan ingin selalu tersenyum,
Tapi balasan kesenduan yang kulihat,,,
Aku tak suka melihat itu,,,
Mari kita tersenyum bersama…
=)
Aku percaya itu mungkin…
Advertisements

2 thoughts on “Sunset itu…

  1. Senja itu tersenyum…
    namun dalam bahasa yang berbeda..
    bahasa yang belum kita mengerti…

    pandangah lebih dekat, maka kau akan mendengarnya berkata “Perpisahan akan mengajarkanmu indahnya sebuah pertemuan”

    [sandi yang sangat suka senja]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s