hanya

Sendiri, menyepi dalam senyap

Terkadang, ada masa-masa di mana kita berkompetisi  dengan diri sendiri

Mendapati sebuah kenyataan bahwa orang lain hanya lalu lalang dalam kehidupan kita

Pada akhirnya, hanya ada aku dan Tuhanku

Advertisements

4 thoughts on “hanya

  1. Pingback: Aktor atau Figuran « ^ r.u.m.a.h a.k.s.a.r.a ^

  2. Pingback: SelfTV « tulisan otak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s