Pun

Ketika hamba menjadi pendosa
Engkau memberi kenikmatan itu
Pun
Ketika hamba kembali bersimpuh kepadaMu
dan bersimbah air mata
Engkau juga masih menerima dengan sepenuh kasihMu
Pun
Ketika aku mendapat kebahagiaan
Engkau mengingatkan bahwa ada hak sebagian yang lain yang dititipkan
Pun
Ketika malas untuk beribadah padaMu
Engkau takkan merasa rugi, karena sebenarnya hamba yang butuh
Pun
Ketika terkadang hamba merasa hidup ini tak adil,
karena hamba tak mendapatkan apa yang hamba inginkan,
Engkau sebenarnya malahan memberikan apa yang terbaik untuk hamba
Pun
Ketika hamba terlalu asyik dengan kehidupan dunia,
terlalu banyak fesbukan, friendsteran, blogging, atau  beraktivitas dengan manusia lainnya,
sampai kadang lupa mengingatMu,
Engkau takkan pernah meninggalkan kehidupan hamba, dan masih tetap mengatur segalanya dengan baik…
Hamba, hanya takut murkaMu,,,
ingin,
menjadi hambaMu yang mencintaiMu dengan ikhlas,
namun,
masih terus belajar…
oleh karena itu,
berikanlah kemudahan itu…
bahkan surgaMu… hanya bisa hamba masuki, dengan ridhoMu kepada hamba…
Advertisements

One thought on “Pun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s