Kalau Tau, Ya Ngapain

Ini sebuah refleksi sekaligus penyemangat untuk diriku sendiri. Sebuah renungan untuk mengembalikan suhu berpikir dalam otak.

Berawal dari sebuah hal-hal yang terjadi secara mengejutkan dalam kehidupan yang kujalani. Bukannya kali pertama, aku mengalami hal-hal yang jauh berada di luar dugaanku di awal atau bahkan tak jarang mengubah prinsip yang sempat kupertahankan, yang akhirnya terkadang luluh lantak begitu saja. Terkadang memang tak dapat dipercaya, tapi aku berusaha menerimanya sekarang. Ya memang harus begitu, karena kita tidak pernah tahu apa yang terbaik untuk kita. Kalau saja kita tahu mungkin kita tidak akan berusaha penuh untuk meraih apa yang menurut kita terbaik.

scene476

Nah, yang perlu digarisbawahi adalah, terkadang apa yang menurut ketetapan manusia baik, bukan lantas menjadi baik pula bagiNYA. Oleh karenanya, benar adanya bahwa yang Haq hanyalah ketetapanNYA. Kita berhukum pada hukum Tuhan bukan hukum manusia. DIA sangat membuka ruang-ruang pemikiran untuk umatnya, mengoptimalkan akal untuk berpikir kira-kira jalan terbaik mana yang harus ditempuh… Nah, seringkali, di sinilah terjadi friksi-friksi yang tak dapat terhindarkan lagi. Dan aku rasa ini memang wajar. Karena sesungguhnya, kita tak pernah tahu jalan mana yang terbaik. Dan itulah bagian dari ikhtiar. Sisanya tawakkal. That’s all… (sebuah renungan singkat memaknai yang terjadi akhir-akhir ini…)

 

 

Terima kasih, semoga bermanfaat

Wallahua’lam bishshawab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s