”Farmakologi…Oh Farmakologi…”

Aku akan selalu ingat bahwa kelak aku akan menjadi farmasis…

Hayo, coba tebak, profesi dokter dan farmasis lebih dulu mana? Jawabnya adalah lebih dulu dokter… Iya gitu? Iya bener… Dokter menyadari bahwa perlu profesi lain sebagai partner dalam menentukan obat apa yang akan dipakai.

Nah lalu di manakah perbedaan farmakologi yang dipelajari oleh dokter dan farmasis…[ eh sebelumnya aku lupa menerangkan apa itu farmakologi, ya farmakologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kerja obat di dalam tubuh…].

Dokter, karena profesinya banyak berhubungan dengan pasien, maka ilmunya disebut farmakoterapi yang tinjauannnya berdasarkan penyakit, jadi pasien dengan penyakit ini maka obatnya ini. Atau memakai ilmu farmakologi klinik, yang tinjauannya obat namun digunakan secara klinis.

Kalau farmasis, akan mempelajari farmakologi dari sisi mekanistiknya, oleh karenanya kemudian muncul 2 cabang ilmu untuk mendukung proses pembelajaran yang dinamakan farmakokinetika [mempelajari perubahan-perubahan konsentrasi obat dalam tubuh terhadap waktu] dan farmakodinamika [kerja obat di tempat kerjanya].

Ilmunya satu, tinjauan pembelajarannya beda-beda…

[ceritanya sedang menunggu kuliah SP Farmol yang diundur sampai jam 1 siang,,,heuheu,,,]

Advertisements

2 thoughts on “”Farmakologi…Oh Farmakologi…”

  1. halo..halo..
    salam kenal n gabung aj iag..
    Q jga ankan farmasi loe ..
    tpi q anak farmasi d samarinda ..=P

    emm.. doain q iag semoga aq bza jd farmasis yang handal ..
    ok..
    bntr lg jga mw ulangn !!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s