Obrolan Makan Malam: Kerudung

Dikisahkan oleh saya sendiri dengan senang hati. :)

Ceritanya, tadi malam saya [dan suami tentunya] pergi makan malam di sebuah tempat makan.
Bakso Malang. Di Jalan Burangrang.
Setelah mengambil bakso dan teman-temannya yang tempatnya seperti tempat antrian sembako itu, yang harus mengantri seperti permainan anak kecil: ular naga panjangnya bukan kepalang, saya pergi mencari tempat, dan suami saya yang mengurus bayar-membayar dengan kasir.
Nah biasanya, si bakso yang sudah berada di mangkok itu akan diantar oleh mbak-mbak geulis.
MG [mbak geulis]: ”Ini diantar ke mana Pak…?”
Mr.Zaki: [celingukan, karena tidak melihat saya, soalnya saya ada di ujuuuung sekali] ”Hmm, saya nggak keliatan mbak, pokoknya kalau ada yang kerudungan dan sendirian.”
MG: ”Laki-laki atau perempuan?”
Mr.Zaki: [setengah hati menjawab, sambil menahan untuk tertawa sepertinya] ”Kerudungan mbak…”
MG: [mikir lamaaa] ”Oiya Pak.”
Bakso sudah diantar dengan selamat ke meja tempat saya duduk. Si MG ini bertemu lagi dengan suami saya.
MG: ”Pak, di ujung sebelah kiri.”
Mr.Zaki: ”Oiya, terimakasih.”

:)

18 Agustus 2003-18 Agustus 2008

Waw, tanggal apakah itu???

Sebenarnya bukan termasuk orang yang selalu mengingat-ingat tanggal yang berhubungan dengan perayaan sesuatu. Bahkan juga masalah ulang tahun. Sudah pernah di-posting dalam artikel sebelumnya.

Jadi, kalau demikian, apa gerangan yang terjadi?

Tarrrra…

18 Agustus 2003 adalah hari pertama aku memakai kerudung. :)

Dan kalau dihitung-hitung berarti sudah sekitar 5 tahun ya, aku menggunakan kerudung. Moga-moga tetap menjaga hidayah itu. Ya, kan yang namanya hidayah itu yang memberi kan Yang Maha Pemberi. Doakan juga ya, semoga tetap istiqomah…

Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan Karena mencari keridhaan Allah. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan).(QS Al Baqarah:272)