Pengen ke Sana..

Kalau ditanya, tempat manakah di dunia yang ingin saya kunjungi..? Maka, jawabannya adalah:

1. Mekkah dan sekitarnya alias Naek Hajiiii.. Saya pengen napak tilas da’wah Rasulullah saw. dan saya pengen naik haji  di usia muda, melebihi keinginan orang-orang pada umumnya yang pengen punya mobil bagus, rumah bagus, dll <kabulkan doa baim Ya aLLAH…>

pengen jadi tamunya Allah

2. Paris, hehe, saya pengen merasakan kota yang katanya tempatnya romantis-romantisan. Biar saya jadi romantis. Aiih, romantis itu kayak apa siiih..? >.<

Paris van Java kan udah, Paris beneran kapan yaa..?

3. Keliling Indonesia. Saya pengen ke Lombok lagi. Pengen ke Bunaken. Pengen ke Pulau Tidung. Pengen ke Way Kambas mungkin.. Pengen ke…liling Indonesia pokoknya..
Continue reading

Kuliner: Bebek Goreng H.Slamet Cabang Solo

Hehe, bertambahlah salah satu bahasan di blog saya tentang dunia kuliner.

23 April yang lalu, lidah saya berkesempatan menikmati lezatnya sajian yang disuguhkan oleh sebuah tempat makan.

”Bebek Goreng H. Slamet Cabang Solo (asli)”

begitu spanduk yang saya baca.

Lokasinya ada di daerah Buah Batu, Bandung [alamat  lengkapnya siy, di Jalan Buah Batu 63, pokoknya di Buah Batu bawah begono daaaah, tentu saja, di mana lagi, saya kan lagi ada di Bandung]

Saya disarankan untuk makan bebek goreng remuk [ada dada dan paha, cuma waktu itu adanya yang pahanya ajah]. Okelah, saya coba.

Tarrra, tidak berapa lama, datanglah pesanan saya. nasi putih, bebek remuk paha, dan kol goreng. Dan andalan di sini ::Sambel Korek::

Kol Goreng, Sambel Korek, Bebek Goreng Paha Remuk

Wiiih, Lapar Kanak! (ini istilah yang saya [dan suami] buat untuk mengatakan kalau rasa makanannya top-markotop)

Sambel Korek nya muantaaap…tap…tap…tap…Saya yang nggak suka sambel sampe ’nggado’ itu sambel hanya dengan kol goreng, dan hasilnya::woooooow, paduan yang sangat asyik::

Saya ngeliatin dan melototin ini sambel dari apa yak, diulek kasar sepertinya, saya rasa-rasa ada bawang merahnya, trus ada minyak-minyaknya gtu, wew, colek sajah bersama kol goreng, wuiiiih, mantaaaaaaaaap… =) [lumayan juga untuk bekal eksperimen...hehe]

Klo bebek goreng remuknya itu, daging bebeknya nggak disajikan utuh, tapi disuwir-suwir gtu, jadi bumbunya merasuk semua. Mantap, kriuk-kriuk gtu, plus bumbunya kerasaaaa banget… [heu, jadi lapeeeeer...]

::IniBebekGorengPahaRemuk::

Continue reading

Perjalanan

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk di sampingku kawan…
Banyak cerita, yang mestinya kau saksikan, di tanah kering bebatuan…
 
Itu salah satu lirik lagunya Ebiet…
 
Bukan perjalanan itu yang ingin kuceritakan..
Aku ingin menulis perjalanan yang lain.
Perjalanan hidup yang terus-menerus maju setiap waktu.
Bisa mundur tidak?
Hmm, sepertinya koq tidak bisa ya…
Menyesal?
Ya, selalu di akhir…
Merasa terlambat menyadari?
Ah, itu kan hanya masalah waktu…
Kalau akhirnya merasa salah mengambil keputusan?
Ya, mungkin memang itulah yang terbaik untuk saat itu…
Menoleh ke belakang perlu nggak?
Ya, perlu sesekali, tapi jangan sering-sering, hanya untuk penanda saja kalau terjadi kesalahan
Kalau terlalu sering nanti tersandung, jatuh deh…
Jalannya kan ke depan, makanya lihat ke depan…
Kalau perlu pinjam kacamata kuda, biar ga tolah-toleh,
Atau pakailah spion supaya tidak usah sibuk-sibuk menoleh…
 
Ayo maju, maju,
Ayo maju, maju…