
gambar yang lucu menurut saya, menemani di kala saya sibuk mencari sesuatu di dunia yang tak nyata..
yuk ah sholat dzuhur
Tag Archives: islam
::Mau Curhat::
Berawal dari sebuah status di fesbuk yang saya tulis tanggal 23 Juni 2010, iya, hari ini, beberapa jam yang lalu,
heu…liciknya. Ya Allah, kalau ada orang yang mempersulit orang lain, gimana Ya Allah… Semoga
Allah menyadarkannya, duniawi bangeeeet sih! Lha wong semuanya hanya titipanMu kok…
Saya termasuk orang yang jarang curhat colongan alias curcol di depan publik [baca: bikin status di fesbuk, di ym, di blog], soalnya menurut saya nggak solutif juga buat saya dan nggak ada pelajarannya buat orang lain. Kalaupun saya tulis, itu berarti saya sedang gondok banget dan saya mencoba berbagi kisahnya untuk diambil pelajarannya. Saya ingin berceloteh tentang beberapa kasus yang pernah seliweran di kehidupan saya.
::
Kasus Pertama::
Kejadiannya tahun kemaren, beberapa hari sebelum saya pergi ke PRJ. Suatu sore, saya lagi duduk di masjid kampus. Saya lagi nunggu, duduk-duduk, mau rapat. Hape saya bunyi, ada yang telpon. Bilangnya sih saya menang undian dari operator hape yang saya pakai, lagi ulang tahun katanya. Saya udah nggak percaya. Saya tanya, gimana saya tau kalau orang yang nelpon emang dari sono. Hari gini kan banyak penipuan. Kata si penelpon, ”Ya ampun ibu, masya Allah, masa’ ibu nggak percaya, kalau ibu disuruh memberikan nomer rekening itu baru patut curiga dengan modus penipuan yang seperti itu. Makanya ini hadiahnya kita transfer lewat atm. Segera ke atm ya ibu, ada atm terdekat kan..?” dan bodohnya, saya pun pergi ke atm. Dibuat panik, sambil tetep ditelpon, pencet sana-pencet sini, hilanglah uang saya. Beberapa kali disuruh isi pulsa via atm, registrasi sms banking dengan nomer tak dikenal, dan disuruh transfer pula. Hahaha. Habislah uang saya yang ada dalam atm. [MODUS PENIPUAN: membuat korban panik, sehingga tidak bisa berpikir sehat, apalagi kalau korbannya lagi banyak masalah, makin gampanglah ketipu. Hati-hati untuk Anda yang mudah panik]
Pasti heran kan, dan menganggap saya bodoh kan…? [saya aja kalau inget mendadak membodoh-bodohkan diri sendiri
]. Tapi yang perlu digarisbawahi adalah: kenapa akhirnya saya percaya, karena saya teriming-imingi kalimat masyaAllah, masa’ ibu nggak percaya?>>>saya sangat hati-hati menggunakan kalimat tersebut, karena saya pribadi nggak akan begitu mudahnya mengeluarkan kalimat itu. Allah itu adalah satu-satunya Tuhan saya. Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu di alam semesta ini, di bumi dan seisinya, dan atas tiap manusia. Saya nggak berani bilang gitu untuk menipu. Saya hanya merefleksikan apa yang ada pada diri saya. okai, case closed.
1. Beberapa hari setelahnya saya menempuh berbagai jalan untuk menyelamatkan tabungan saya. Saya ke bank, cerita kasus yang menimpa saya, menanyakan apakah masih aman menggunakan rekening yang sama. Masih aman. Ternyata, harusnya saya telpon aja call centernya, karena penggagalan registrasi sms banking nya tidak bisa kantor cabang, harus dari pusat. Alhamdulillah, masih aman sampai sekarang. Continue reading
A WisH
Sudah sampai di penghujung ramadhan lagi. Alhamdulillah, itu saja yang ingin diucap sampai detik ini…(setelah tadi pagi, turut merasakan guncangan gempa dan akhirnya terbangun setelah kesirep seusai subuhan…hoho, maafkan aku sobat, kesirep lagiii..)
Setelah kemaren sempat dilema pulang ke rumah atau tidak, sudah memutuskan pulang, eh masih bingung cari tiket, harus kebingungan pula bagaimana caranya pulang ke Jember. Tapi alhamdulillah, Allah masih baik padaku, baiiiiiikk sekali..Detik ini sudah di rumah berkumpul bersama keluarga, dan banyak kenikmatan yang lain. Alhamdulillah…
Bertemu dengan banyak kisah sebelum pulang, di kereta api, kebetulan dipertemukan dengan seorang bapak-bapak. (bukan kebetulan menurutku). Tak perlulah sebut siapa namanya dan apa beliau, tapi percikannya yang juga ingin kutorehkan di blog ini. Sebuah amanah dari beliau untuk menceritakan dan turut menyebarkan sebuah visi ke depan.

Tentang sebuah cita-cita kebangkitan ummat. Kalau saja semua muslim di Indonesia benar-benar memaksimalkan semua pajak-pajak dalam Islam (maksutnya ZIS: Zakat, Infaq, dan Shoadaqoh), insyaAllah tidak ada kemiskinan lagi di Indonesia. Bahkan kalau dikelola dengan benar, itu bisa digunakan digunakan untuk membayar utang Indonesia yang sampai hari ini belum lunas. Beliau bertutur, kalau bisa di setiap perempatan dipasang layar besar (semacam monitor begitu mungkin yaa…) untuk menampilkan berapa dana yang dimiliki umat Islam. Bukan sebagai ajang unjuk gigi, tapi bisa jadi koreksi untuk kita semua. Berapa yang sudah tersalurkan, kepada siapa, bisa dilihat di sana semuanya. Dana ZIS kemudian dikumpulkan per kecamatan, di masjid-masjid yang biasa dipakai untuk selama sholat jum’at, paling tidak kencleng selama sholat jumat saja, selama ini kemana dana-dana itu? (wanda…) Nah, di setiap kecamatan kemudian direkapitulasi untuk kemudian ditayangkan secara online di layar-layar besar tadi (komputernya nanti disuplai deh kata Bapak, sudah ada donatur yang bersedia, wew…). Dengan demikian, semua dana akan terlihat transparansinya. Tak ada lagi kecurangan. Kita sudah memasuki era globalisasi. Sudah sepantasnya, teknologi yang ada digunakan untuk kemashlahatan umat. (sepakat Pak, teknologi dibuat untuk mempermudah kerja manusia). Bapak itu berujar, jangan lagi di pondok-pondok pesantren itu hanya belajar quran dan hadits. Mereka juga harus tahu yang namanya IT. (wew, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum). Hmm, PR bersama… Sebuah cita-cita yang mulia, beliau sudah hampir 70 tahun masih menyimpan cita-cita yang dahsyat dan keren. Aku yang masih muda? (tanya, kenapa?). Berbagi cerita dan cita-cita… Dan sebuah kebanggaan dan rasa syukur, terlahir sebagai seorang muslim dan masih merasakan nikmatnya iman dan islam itu…
I proud to be a moslem…
Tentang harapanku. Semoga Allah berkenan menerima ibadah shaum kita dan ibadah lainnya selama bulan ramadhan. Tak kan pernah menjadi sempurna tanpa ridhoNYA. Semoga setelah keluar dari bulan ini bisa benar-benar jadi bekal 11 bulan ke depan. Masih diberi kekuatan, kesempatan untuk terus belajar dan berusaha untuk jadi lebih baik… Amiin..
wallahua’lam bishshawab
terima kasih, dan semoga bermanfaat…