Yap, tulisan ini dibuat untuk sahabat tersayang. Sekaligus nasihat untuk saya sendiri. Sebagai wujud rasa syukur saya terhadap semua nikmat yang Allah berikan hingga detik ini. Hihi, saya jadi suka menulis hal-hal tentang pernikahan sekarang. Kan saya sudah menikah, jadi saya jadi punya curiousity yang lebih terhadap hal itu sekarang.
Tidak ada salahnya pula sepertinya kalau saya share di blog <kali ini saya mau menulis, umm mengetik kali ya, atau menuangkan ide dalam my cerebral praise, agak serius deh…hehe, ah tetep aja pake hehe…>
Nah, apa sih, tentang apa? Kan di atas saya sudah cerita, gimana sih kok nanya lagi, itu lho, satu hal, menikah.
Iya menikah. Kenapa gitu? Jadi begini, kadang ada begitu banyak ketakutan dalam diri seorang wanita ketika get married. Mengapa demikian? Banyak hal. Banyak faktor. Banyak alasan. Banyak pembenaran. Banyak halangan. Dan banyak lainnya.
Belum ada calon. Belum siap. Khawatir keluarga tidak mendukung. Tanggal pernikahan tidak ketemu hari baiknya. Neptu tidak cocok [haha, primbon sekalee]. Singel lebih menyenangkan. de el el de es te, yah, hayyah, banyak dah. Tapi itu pilihan kok.
[sedikit cerita, dulu, saya anti sekali baca buku tentang pernikahan, anti dengerin materi tentang munakahat, nggak pernah itu sekali-kalinya ikutan sekolah pra nikah, sampai akhirnya anti lelaki juga <hihi, parah>. Eits, tapi jangan salah, gitu-gitu, saya meniatkan untuk menikah lho...Catat itu: Poin Pertama: harus diNIATkan. Untuk Allah dan RasulNya [saya kan umatnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam] dan kemajuan umat]
Simpulan akhir saya [haha, parah, parah, baru juga mulai menulis, udah simpulan ajah], seperti judul tulisan ini:
Kalau belum waktunya, semua hanya cita-cita
Kok gitu?
Iya, nggak ada yang salah, semuanya hanya masalah waktu saja. <seperti yang sering suami saya bilang kalau saya lagi ababil>
Sepanjang sesuatu belum terlaksana atau pun terjadi, maka itu akan menjadi cita-cita dalam benak saja dan tercatat dalam hati bukan atau tertuang dalam sebuah rencana di atas secarik kertas..?
Continue reading →