2 Years of Blogging

290 posts 

2 pages
6 categories
436 tags


Today is my blog independence day (he he, feels like some kind of important thing). Yeah, since two years ago, I’ve started this activity. Until now, what I have written just usual posting (sometimes about my daily activity, my experiences, my hobby, my opinion about a thing, and etc). But, I try my best in order to this blog stay alive until I am old someday. Because I like writing so much, all I want. :) Maybe it looks so egoist. Hehe, I don’t care, I just try to write every unique thing in my mind. And hope all of you can understand and take advantages…

Like my tag line of my blog:

Menitipkan kisah, hikmah, dan asa; sebelum berkalang tanah

I save my story here,

I share my lesson of life here,

And keep alive my dream here, before I back to My Eternal Love

Then, this will be a history, for everyone, my family, and I.

<possible it can help me “someday”, become “a good life record” 
when I meet My Lord>


Happy blogging everyone,

Happy blogging for me,

Make an inspiration through your writing,

and Give also the inspiration with your writing,


Cheers :) 


SeBeRaPa peNtiNgkah hari lahir / ultah / miLad untuk Anda???

Dulu sebenarnya pernah berpikir, kenapa ya kemudian ulang tahun selalu jadi hal penting yang selalu ditunggu, jadi terasa istimewa… Padahal kalau menurutku sih biasa-biasa saja,,,

Akhirnya setelah sekian tahun mencari, aku mendapatkan jawaban yang cukup rasional… [Soalnya yah, dalam Islam, yang namanya miLad, tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah…]

Apa coba?

Memang hari itu bisa jadi hari yang biasa saja, sangat biasa, bahkan bisa jadi hari itu adalah hari yang berbeda dengan saat kita pertama kali menghirup udara di luar rahim ibu kita…

Lalu, apa yang istimewa kemudian?

Yang membuatku akhirnya memaknai hari ini?

Jawabannya adalah:

Ibu = Mama = My LoveLy Mom…

Ya, kalaupun hari lahirku aku anggap biasa-biasa saja sebelumnya, sejak aku menemukan jawaban ini, tak lagi jadi biasa-biasa saja…

Hari itu adalah hari di mana, ibu kita melahirkan kita, dengan penuh perjuangan, bahkan kalaupun beliau meninggal saat itu, maka pahalanya akan dihitung sebagai mati syahid… Ya, hari itu, adalah saat untuk kita merenung, apa saja yang telah kita lakukan untuk ibu, ya khususnya ibu, umumnya kedua orang tua kita. Sebagai suatu lecutan agar ke depannya bisa lebih baik lagi… Bukan untuk siapa-siapa, tetapi untuk diri kita sendiri. Karena sesungguhnya setiap kebaikan yang kita lakukan bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk diri kita sendiri. Bukan untuk menolong siapa-siapa, tapi untuk menolong diri kita sendiri…