Jika hujan deras turun, coba hitung dan rasakan titik air yang turun…
Taukah kau?
Sebanyak itulah aku bersyukur telah mengenalmu, sahabat…
Keep ‘dis ukhuwah ‘til in Jannah!Luv u <sebuah pesan singkat yang dikirim langsung ke telepon genggamku tertanggal 7 Juni 2009, jam 08:13 PM)
Di tengah kesibukan TA, sahabatku dari nun juauh di ujung timur bilang kalo mau ke Bandung. Sebenernya nggak ke Bandung siy, lebih tepatnya ke Jakarta dulu, baru mampir Bandung. Hiks, sayang sekali akunya tidak bisa menemani. Meluangkan waktu untuk ketemuan pun nggak bisa, karena emang ‘on fire’ dengan TA, TA, dan TA. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang plus gombal-gombalan, akhirnya diputuskanlah dia yang akan pergi ke kampus untuk menemuiku. [tentunya setelah aku meninggalkan setumpuk cucian tabung reaksi dan cawan petri di bak cuci, dan harus kucuci keesokan harinya dengan menghabiskan waktu 2,5 jam teman-teman dan berakhir: TEPAR]. Tau nggak? Ternyata kenapa dia mempeng buat ketemu itu adalah untuk memberikan kado ulang tahun!! Yeah!! Senang, terharu, pengen marah, mau nangis, wes ndak taulah, yang keluar hanya satu ekspresi: “O, dudul, makanya mempeng ae pengen ketemu… Ternyata yaa…” Continue reading
