Bakpao

Aneh. Sekaligus menyebalkan. Setiap kali pedagang bakpao lewat, Kakak Nailah selalu bangun dari tidurnya.

Bakpao, Bakpao, Bakpao. Bakpao Panas, Bakpao, Bakpao.”

Kata ayah: “merasa terpanggil ya Nak??

 

tumbuh sehat selalu dan jadi anak sholehah yaa..

ngaLor.ngiDuL

Sesuai judulnya ini cuma postingan formalitas belaka. Mengisi waktu karena kakak nailah sedang bobo’ setelah mandi pagi. Sedangkan saya sedang malas setrika. Malas melakukan hal lainnya. Jadilah saya nongkrong di depan leptop. Wasting time sekali. Sambil merenung banyak hal. Jadi mikir sendiri. Kiranya..cepat tua kalau setiap hari saya begini. Menumpuk pikiran dalam kepala. Kalau suatu saat ‘mbledhos’ gimana…?? Seperti ledakan tabung gas elpiji 3kg? *Meletus tabung hijau doooor..*

Lihat-lihat blog. Sepi. Gak ada postingan. hehehe,ya iyalah emang bisa posting otomatis.mungkin bisa. Mau liat tipi, rumahnya sedang porak poranda karena ada ruangan yang sedang dibongkar-bongkar. Lagi rame apa ya sekarang? BBM naek ya? Jadi berapa? 6ribu/liter? Apatis ya saya. Sangat. :D Yang kerja suami saya, yang suka belanja-belanji juga banyakan suami saya (nitip maksudnya), otomatis yang mengeluarkan uang ya juga suami saya. Most of my life dihabiskan di rumah. Kekekeke, mungkin sound too boring begitu..? Tidak juga. Sometimes. :D

Melihat dashboard blog. 11 spam. Ada ajaaa ya yang ngirim spam-spam begitu. Orang nyari uang caranya ada aja. Jadi teringat cerita mama saya tentang adik saya yang nomor dua.
Disangkanya mamamu ini mesti punya uang apa. Polanya mama mesam-mesem terus, dikiranya punya uang terus. Kok ndak percaya kalo mama ndak punya uang. Terus mama disuruh mrengut gitu kalo nggak punya uang...??”
Pas banget kan dengan tema BBM naek. Tema ibu-ibu sekali.

Perlu diingatkan kembali. Namanya juga ngalor-ngidul, ini benar-benar postingan yang tidak bermutu dan tidak ilmiah sama sekali. Hehehe. Menulis suka-suka sajah. Karena. Jangan-jangan, saya lupa caranya mengetik.. :D

Ohya. Pesan saya hari ini:

Kalau Anda sedang Andilau (antara dilema dan galau), curhat langsung aja ya sama Allah. Rada sensi sama iklan-iklan operator yang pake embel-embel “anti galau”. plis deh, syirik tuh bisa-bisa. Kalau nggak mau galau ya ibadahnya dong diperbaiki, do’anya diperbanyak, masalahnya dihadapi. Lha ini malah curhat di socmed. Ampun dah. Tapi begitu itu ya yang laku di negeri terintah Endonesah. Aneh.

Salam Semangat Anti Galau,

Ketika Allah Mengajari Saya Bagaimana Cara Bersyukur

Apakah Anda percaya bahwa hidayah Allah bisa datang lewat orang-orang di sekitar Anda..?
Saya termasuk orang yang sangat percaya akan hal itu.
Seorang sahabat yang akun surelnya bernama ukhtimaniez (hehehe,,dan itu surel dari kampus dulu,ampun dah.akun saya juga nggak kalah narsis: immoeth.. :D ) bercerita kepada saya salah satu hal yang ia peroleh dari sebuah majelis ilmu. Tentang berdo’a. Kurang lebih begini yang saya ingat:

Berdoa sama Allah kan gratis ya, nggak bayar. Maka mintalah banyak hal kepadaNya. Coba tuliskan 1000 keinginan. Dan bacalah ketika waktu berdo’a tiba.

Kemudian. Pada suatu waktu ketika saya sedang banyak tidak bersyukur. Pada suatu masa ketika saya merasa banyak tidak puas dengan kehidupan yang saya jalani saat ini. Teringatlah saya akan cerita di atas. Dan mulailah saya menuliskan keinginan-keinginan saya pada sebuah buku kecil.

yes, i still have dreams.

1. pengen masuk surga,jumpa Allah dan RasulNya
2. Naek haji
3. …
4. …
dst

Tahukah Anda? Saya baru bisa menulis hanya sampai nomor 22.
Saya jadi terdiam dan kemudian tersenyum. Astaghfirullah, betapa menuliskan keinginan itu sangat sulit ya. Betapa Allah itu sudah mengatur kehidupan saya sedemikian indah. (jadi inget salah satu film yang ceritanya manusia yang menjadi Tuhan.saking bingungnya dengan banyaknya keinginan manusia,kacau balaulah kehidupan saat dia menjadi Tuhan)
Saya jadi bersyukur.
Alhamdulillaahilladzii bini’matihi tatimmus shaalihaat (segala puji bagi Allah yang dengan ni’matNya,sempurnalah kebaikan)

Maka sekarang, ketika saya sedang banyak tak bersyukur, saya lihat catatan do’a itu lagi, dan masih tidak bisa melanjutkan menulis. Bukannya saya tidak punya keinginan. Tapi, saya ingat-ingat kembali apa yang sudah saya dapatkan 24 tahun ke belakang. Lalu, saya lihat 22 keinginan tadi. yang 22 saja belum saya ikhtiarkan dengan maksimal. masa’ sudah mau minta lagi sama Allah…?? *tapi, berdo’a kan gratisan yak.siapa yang hari gini gak mau gratisan?tengoklah operator seluler aja berlomba-lomba ngasih gratis ini,gratis itu… :p

maka..benarlah adanya.untuk urusan dunia lihatlah ke bawah.untuk urusan akherat lihatlah ke atas.

terima kasih..untuk lingkaran kebaikan yang selalu menyelimuti saya.sesungguhnya ini ni’mat yang paling besar,tapi sering terlupakan.
ni’mat iman, islam dan semua dekapan ukhuwah di dalamnya.
terima kasih ya Allah.untuk terkabulnya do’a-do’a yang mungkin saya pun lupa pernah berdo’a tentang itu, atau do’a-do’a keluh-kesah saya,do’a-do’a ndumel saya yang saya tidak sabar menunggunya… (padahal sudah tau ilmunya,bahwa Allah bisa mengabulkan do’a, menundanya, atau menggantinya dengan yang lebih baik).

dasar manusia ya.nggak pernah berhenti menggerutu.
Allah.saya minta lagi ya, semoga ketika saya tidak bersyukur, Engkau ajari caranya bersyukur. Aamiiin…