Setelah biasanya meng-apdet tulisan yang berat-berat seperti ngangkat gajah, kali ini saya mau menulis yang santai-santai.
Ini cerita akhir-akhir ini saja.
Cerita I
Pak Seguriti: “ini yang punya mobil nggak sekolah ini, parkir kok kayak gini” (emang parah, masa’ parkir serasa punya sendiri, miring-miring ndak jelas gitu. semoga aja yang punya nggak miring juga)
Suami Saya: cuma tersenyum. ![]()
Lalu bercerita ke saya, and you know, apa komennya:
” Ya iyalah gak sekolah, ini kan hari libur nasional.tanggal merah.”
=___= ! baiklah..yang salah yang mana kalo gitu..?
Cerita II
Kami sedang mencari batu sikat. Hihihi, taukah Anda batu sikat apa..? Iya, yang untuk di jalan-jalan, yang untuk taman-taman, untuk lantai car port. yang kayak gini:
Saya: “ini namanya batu apa Pak..?”
Mang Penjual: “batu pancawarna.”
Saya: (oooh, pancawarna= lima warna kali ya, dengan pede nanya lagi) “emang ada warna apa aja..?”
Mang Penjual Batu: “macem-macem. ada krem, putih, pink, ungu, biru.”
Malem harinya saya (dan suami) iseng ke Gramed, seperti biasaa,, sekarang kerjaanya nyari inspirasi all about home. ![]()
Baca-baca buku, dan..
“Oalaaaah, ternyata jenis batunya emang namanya batu pancawarna. Aiiiih, tadi ngapain ya nanya warna apa aja..?” tuing, tuing, ketauan dong-dong nya si saya.. hahaha





