Kisah Pohon

Mempunyai tanaman itu adalah dilarang mendahului kehendak Allah.
Dilarang mengatakan: “sepertinya tanaman ini sudah mati.”
Bagimana tidak, melihatnya hanya berdaun kering kemudian meranggas.
Dan bahkan hanya beranting saja selama berhari-hari.
Sementara nasib pohon di depan rumah yang lain, berdaun rimbun.
Bagaimana kemudian kami tidak mengiba terhadap nasib pohon di depan rumah kami itu..?
Yang bisa dilakukan manusia adalah berusaha sebaik mungkin.
Memberinya air yang cukup, memberi pupuk supaya tanah yang tadinya tanah tidak jelas itu, berharap menjadi sedikit subur untuk media tumbuh si pohon.
8 Januari 2011-9 Oktober 2011.
Mungkin, kalau saja kami tak membiarkannya tumbuh sesuai kodrat alam.
Dan seijin Allah tentunya…
Hari ini kami tak melihat bunganya yang bewarna kuning itu..
Subhanallaah…

This slideshow requires JavaScript.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s