Tentang Ayah
Aku memanggilnya Bapak
Seseorang yang sangat kaku, dingin, keras, tapi penyayang. Seseorang yang sangat memperhatikan kebutuhan anak-anaknya. Kalau aku meminta untuk dibelikan buku, langsung beliau mengantarku, walaupun hari itu adalah hari yang melelahkan selepas bekerja seharian.
Seorang pekerja keras yang di hari Minggu masih sempat mengajak anak-anaknya bermain ke sawah, melihat sapi-sapi piaraannya, atau sekedar berjalan-jalan mengendarai sepeda motor.
Seorang disiplin, yang menemaniku mengerjakan PR walaupun terkadang dengan sedikit bentakan sampai aku menangis karena tidak tahu harus menjawab apa dan sejujurnya sudah mengantuk ketika itu.
Seorang perokok berat yang sampai-sampai membuatku benci dengan rokok, yang karenanya aku jadi berpisah dengannya.
Aku memanggilnya Papa
Seorang laki-laki yang mau mengemban amanah tiga bocah yang masih kecil. Yang tak punya pikiran apa-apa selain ingin membuat kami bahagia. Yang tak pernah marah karena kami memang masih kanak-kanak. Yang jadi pelindung kami pada akhirnya.
Seorang laki-laki yang membawa sebuah sifat bernama tanggung jawab. Yang tak peduli apa pun terjadi padanya asalkan kami tak kurang sedikitpun… Yang mencintai aku dan adik-adikku setulus hati bukan karena mencintai mamaku… Aku tahu itu…
Bapak, Papa,
Aku sayang kalian,
Dua orang lelaki dalam hidupku
Terima kasih telah memberikan pelajaran berharga
Terima kasih Ya Allah telah mengirimkan dua orang ayah dalam hidupku…
-terimakasih, semoga bermanfaat-



Dalam bgt!
hmm,iyakah???
seseorang yg sangat kau sayangi kan,wina?
kau sering sekali menceritakannya..
berkah ALLAH untuk Bapa dan Papa-nya Wina..
Ho oh Wan..
Bicara ttg ortu,,hmm…emg g ada hbsx. Pnuh inspirasi,memotivasi utk bs mberi yg trbaik utk bliau…salam bwt mama papa eyin gian juga…