Kenangan::Farmakognosi Bahari::
Ini beberapa hasil penelusuran gambar di google, waktu semester 6 yang lalu aku mengambil mata kuliah pilihan Farmakognosi Bahari. Sewaktu awal kuliah, Bu Ani menanyakan apa motivasi kami mengikuti kuliah ini. Well, jarang-jarang kan seorang dosen menanyakan mahasiswanya, mengapa mereka mengambil mata kuliah pilihan tertentu. Dari beberapa mata kuliah pilihan yang kuambil, sepertinya hanya di kuliah yang satu ini dosennya menanyakan hal ini. Lalu, aku pada waktu itu menjawab, kurang lebih seperti ini:
“ Tempat tinggal saya di Jember dan merupakan daerah pantai selatan. 2 jam perjalanan dari Jember, juga bisa sampai ke daerah pantai utara (Kabupaten Situbondo). Saya ingin tahu lebih banyak, sebenarnya apa saja yang bisa dimanfaatkan dari hasil bahari ini sebagai obat. Bukankah Indonesia memiliki laut yang sangat luas… “
Di akhir kuliah ini, aku jadi benar-benar amazing, karena memang masih banyak hasil laut yang belum dimanfaatkan dengan optimal. Ini bisa jadi prospek yang cukup cerah di masa yang akan datang. Belakangan aku tahu bahwa daerah pantai utara cocok untuk digunakan sebagai daerah budidaya bahari, karena ombaknya tidak sedahsyat pantai selatan.
Ini ada beberapa gambar yang dengan sengaja kucari di google, waktu itu saking sukanya dengan mata kuliah ini, sampai-sampai mencari-cari organisme laut yang menarik untuk dilihat. And, here are the results, just enjoy it…

- Astropyga radiata

- Cerianthus sp

- Spirobranchus giganteus

- Clavelina diminuta
-terima kasih, semoga bermanfaat-
Special thanks:
Google untuk gambar-gambarnya
Bu Ani dan Pak Komar, yang menambah hasanah pengetahuan bahari
Teman-teman sekuliah, yang sudah bertahan agar kelas kita waktu itu tidak ditutup: Kak Encep, Kak ipit, kak arief, kak achie, ikhwan, nisa nur fitri, wafiQ, adek aldi, tejo, iman



no comment
makasi atas komennya…