Share: You are What You Eat (Kamu Apa yang Kamu Makan…)
Kalau anak-anak farmasi yang pernah mengikuti Seminar “You Are What You Eat”, pasti sudah tahu tentang bahasan ini. Ini adalah sebuah seminar yang diadakan oleh himpunanku tercinta, HMF “Ars Praeparandi” ITB tanggal 30 Agustus 2008 yang lalu…
Alkisah
Anthelme Brillat-Savarin (1826) berkata: Tell me what you eat and I will tell you what you are
Ludwig Andreas Feuerbach (1863) berkata: Man is what he eats
Victor Lindlahr (1923) berkata: Ninety percent of the disease known to man are caused by cheap foodstuffs. You are what you eat
Trus Kenapa?
Tanya, balik tanya…???
Mahasiswa itu identik dengan kalangan yang selalu melakukan pengiritan.
Sudah melakukan pengiritan, makannya tidak teratur pula, terkadang tidak memperhatikan faktor kontaminasi makanan pula… Lengkap sudah…
Jadilah biasanya kekurangan gizi, tak heran kalau pulang kampung selalu diistilahkan dengan perbaikan gizi. =p
Bahkan salah seorang dosenku (bapak waliku) pernah berujar: “ Saya paling senang melihat mahasiswa di tahun ajaran baru, karena pipinya nyempluk-nyempluk… “ (hehe, tau saja bapak, pulang kampung makan trusss…)
Jadi???
Anjuran kecukupan gizi per harinya adalah:
|
Usia |
Pria |
Wanita |
|
14-18 tahun (usia pertumbuhan) |
3152 kcal |
2368 kcal |
|
20-29 tahun |
2844 kcal |
1828 kcal |
Dengan kebutuhan energi dari protein: 10-30%, lemak: 25-35%, dan karbohidrat: 45-65%.
Nah melihat angka-angka di atas menunjukkan bahwa pada usia pertumbuhan (remaja) kebutuhan energi dan asupan gizi memang sangat tinggi seiring dengan kebutuhan tubuh seperti pertumbuhan sel yang memang pada masanya.
Semakin tua memang kebutuhan akan asupan gizi semakin berkurang, karena pertumbuhan sel pun tidak lagi pesat seperti di usia remaja. Makanya, berhati-hatilah Anda semua, kalau pada usia 18 tahun ke atas timbunan lemak semakin menjadi-jadi. Ini dikarenakan kebutuhan energi tidak sedahsyat waktu remaja, jadi mulai pandai-pandailah mengatur pola makan supaya tidak tampak timbunan lemak di mana-mana… (ini buat Anda-Anda yang merasa risih dengan ukuran big sizw sih sebenarnya, kalau yang baik-baik saja sih tidak ada masalah sebenarnya bukan… Pernah dengar ungkapan ini? Small is beautiful, big is beautiful, tinggal pilih saja…)
Kebutuhan energi untuk pria juga lebih besar karena adanya perbedaan komposisi tubuh di mana pada pria lebih banyak memiliki otot dibanding wanita. Konsekuensinya ya butuh asupan energi lebih besar.
Lalu Pola Makan Sehat?
Makan makanan berbagai jenis dari semua golongan (biji-bijian, sayuran, buah, susu, protein, lemak)
Porsi makanan dan jenisnya sesuai dengan anjuran yang sehat
Membatasi asupan lemak jenuh dan trans (contohnya margarin); gula dan garam berlebihan; kolesterol dan alkohol
Harus aktif setiap hari
Biji-Bijian
Dianjurkan agar 50% asupan karbohidrat jenis tinggi serat seperti beras merah, beras putih, roti wholegrain
Minimal 3 porsi sehari à 1 porsi = 1 potong roti, ½ gelas nasi atau mi
Kebutuhan sekitar 2000 kcal/hari = 6 porsi/hari
Sayuran
Makan berbagai jenis sayuran setiap hari: Hijau, Jingga, dan Kacang-kacangan 
Sayuran hijau: brokoli, bayam, kangkung
Sayuran jingga: wortel, labu, tomat
Kacang: kacang merah
Porsi: minimal 3 gelas jika mentah, ½ gelas jika matang
Buah
Porsi: 3 buah ukuran sedang

Susu dan Produk Susu
Anjuran: 2-3 gelas susu non-fat atau skim / hari
Bisa diganti yoghurt atau keju
Protein
Udah pada tau lah ya, bisa daging (hewani) atau tahu, tempe, kedelai (nabati)
Lemak
Jangan banyak-banyak lah kalau yang ini… Gunakan lemak tak jenuh seperti minyak jagung, minyak zaitun, kurangi penggunaan lemak padat seperti margarin…
Yang PENTING juga: Indeks Glisemik
Perannya:
Kadar gula darah lebih stabil sehingga rasa lapar berkurang
Resiko hipoglikemia (gula darah < 70 mg/dL) berkurang
Kadar trigliserida membaik
Membantu penurunan berat badan (penting nih… =p )

|
Indeks Glisemik Rendah |
Indeks Glisemik Tinggi |
|
Kandungan serat tinggi, sebaiknya tidak dimasak terlalu lama |
Membuat cepat lapar |
|
Mi atau pasta yang kenyal, rendah lemak |
Nasi pulen, nasi tim, bubur |
|
Ubi jalar, talas, jagung |
Roti tawar, biskuit, crackers |
|
Buah: Apel, Jeruk, Pear |
Kentang |
|
|
Buah: Semangka, Pisang, Juice |
Sumber:
Handout Seminar “You Are What You Eat” oleh Dr. Johanes Chandrawinata, MND, Sp. GK (Melinda Hospital, Bandung)



bagus, eh tau ga.
aku kan membahas makanan dalam majalahku…