Kota Kelahiranku [Bondowoso=Bendebesa]

Pas SD dulu kalo ga salah pernah diajari lagu ini… [entah apa namanya, hymne bukan yah???]

 

Bondowoso indah permai

Dilingkungi gunung-gunung meninggi

Hawa sejuk dingin menyegarkan

Banyak pemandangan asri

Sejak dulu kala

Menjadi pusat pemerintahan

Ki Ronggo sebagai pendirinya

Pulau Madura asalnya

Dalam derap pembangunan

Bondowoso maju

Di segala bidang

Pesat jaya

Megahlah pemerintahan kita

Swasti bhuwana krta

Entah kenapa tiba-tiba jadi ingin bercerita tentang kota kecil yang satu ini. Kota kecil yang terkenal dengan sebutan kota tape, atau sebutan lainnya kota pensiunan, kota mati. Entah mengapa disebut demikian. Mungkin karena memang terbilang sepi sekaleee… Kalau Anda melintasi jalanan di kota ini di atas jam 9 malam saja, suasana sepi pasti berada di sekitar Anda…

Seperti yang disebutkan dalam lirik lagu di atas, suasana di kota ini memang masih asri, dingin, sejuk, ya tidak akan membuat Anda gerah lah pokoknya…

Berikut sejarah Bondowoso yang aku temukan dari http://www.depdagri.go.id

Berawal dari seorang anak yang bernama Raden Bagus Assra, ia adalah anak Demang Walikromo pada masa pemerintahan Panembahan di bawah Adikoro IV, menantu Tjakraningkat Bangkalan, sedangkan Demang Walikoromo tak lain adalah putra Adikoro IV.

Tahun 1743 terjadilah pemberontakan Ke Lesap terhadap Pangeran Tjakraningrat karena dia diakui sebagai anak selir. pertempuran yang terjadi di desa Bulangan itu menewaskan Adikoro IV, Tahun 1750 pemberontakan dapat dipadamkan dengan tewasnya Ke Lesap. Terjadi pemulihan kekuasaan dengan diangkatnya anak Adikoro IV, yaitu RTA Tjokroningrat. Tak berapa lama terjadi perebutan kekuasaan dan pemerintahan dialihkan pada Tjokroningrat I anak Adikoro III yang bergelar Tumenggung Sepuh dengan R. Bilat sebagi patihnya. Khawatir dengan keselamatan Raden Bagus Assra, Nyi Sedabulangan membawa lari cucunya mengikuti eksodus besar-besaran eks pengikut Adikoro IV ke Besuki. Assra kecil ditemukan oleh Ki Patih Alus, Patih Wiropuro untuk kemudian di tampung serta dididik ilmu bela diri dan ilmu agama.

Usia 17 tahun beliau diangkat sebagai Mentri Anom dengan nama Abhiseka Mas Astruno dan tahun 1789 ditugaskan memperluas wilayah kekuasaan Besuki ke arah selatan, sebelumnya beliau telah menikah dengan putri Bupati Probolinggo. Tahun 1794 dalam usaha memperluas wilayah beliau menemukan suatu wilayah yang sangat strategis untuk kemudian disebut Bondowoso dengan diangkatnya beliau sebagi Demang di daerah yang baru dengan nama Abhiseka Mas Ngabehi Astrotruno. Demikianlah dari hari ke hari Raden Bagus Assra berhasil mengembangkan Wilayah Kota Bondowoso dan tepat pada tanggal 17 Agustus 1819 atau hari selasa kliwon, 25 Syawal 1234 H. Adipati Besuki R. Aryo Prawirodiningrat sebagai orang kuat yang memperoleh kepercayaan Gubernur Hindia Belanda, dalam rangka memantapkan strategi politiknya menjadikan wilayah Bondowoso lepas dari Besuki, dengan status Keranggan Bondowoso dan mengangkat R. Bagus Assra atau Mas Ngabehi Astrotruno menjadi penguasa wilayah dan pimpinan agama, dengan gelar M. NG. Kertonegoro dan berpredikat Ronggo I, ditandai penyerahan Tombak Tunggul Wulung.

 

Ada juga tentang arti logo dari kota ini:

1. Sesanti Daerah Kabupaten Bondowoso yang berbunyi ” SWASTI BHUWANA KRTA “

a. Swasti artinya :

§ Selamat, Bahagia lahir dan batin

§ Merdeka

§ Menyatu diri dengan Tuhan untuk mendapatkan kebahagian lahir dan batin/keselamatan

dunia akhirat

b. Bhuwana Krta artinya Kemakmuran dunia / kesempurnaan dunia

c. Swasti Bhuwana krta artinya barang siapa di dunia melakukan amal perbuatan yang baik dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa akan mendapatkan kesempurnaan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat

3. Lambang Daerah terbagi atas :

a. Perisai, melambangkan kesatuan pertahanan dari rakyat daerah , warna kuning emas melambangkan keluhuran budi

b. Pohon beringin , melambangkan suatu pemeritahan yang senantiasa berusaha meberikan pengayoman kepada rakyat.

c. Atas Kepala Kereta Api (lokomotif ) mengepul dalam bentuk garis-garis hitam yang mewujudkan dua sapi beradu muka menunjukkan kebudayaan khusus serta kegemaran rakyat Bondowoso akan aduan sapi .

d. Kepala kerbau putih berbentuk dangkal melambangkan kerbau yang menunjukkan letak kota sewaktu pembabatan kota Bondowoso.

e. Kepala Kereta api ( Lokomotif ) melambangkan keberanian perjuangan rakyat Bondowoso, warna hitan yang tak pernah luntur melambangkan kekuatan serta ketetapan hati

f. Cemeti , Parang, Tasbih merupakan pegangan Kironggo yang kewibawaannya dicerdaskan atas ketekunan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

g. Jagung, seni karya , padi, daun tembakau, menunjukaknan hasil utama Kabupaten Bondowoso

h. Tulang daun tembakau membagi daun tembakau sebelah luar menjadi lima bagian , melambangkan dasar Negara Pancasila. Tulang daun tembakau membagi daun tembakau sebelah dalam menjadi empat bagian dan sebelah luar menjadi lima bagian melambangkan Undang-undang Dasar 1945.

i. Gunung dan Air menunjukkan letak geografis daerah yang dikelilingi oleh gunung-gunung dengan pengairan cukup , warna biru melambangkan harapan atas kesuburan daerah.

Yang tak kalah bersejarah dari kota kelahiranku ini adalah tentang sejarah gerbong mautnya…

Tanggal 23 Nopember 1947 sejarah mencatat dengan tinta emas tentang perjuangan heroik rakyat Bondowoso melawan penjajah belanda. 100 orang pejuang ditangkap dan diangkut dengan Gerbong No. GR.10152 berisi 30 orang. Gerbong No. GR.446 berisi 32 orang dan No. GR. 5769 berisi 38 orang dari Stasiun Kereta Api Bondowoso pada pukul 03.00 dini hari menuju Penjara Kali sosok Surabaya, para pejuang / tahanan yang ada di Gerbong tua dalam keadaan tertutup terasa pengap karena kurang udara dan berdesak-desakan berebut udara melalui lubang kecil Gerbong tua yang mulai rapuh / keropos serta ditambah lagi sengatan matahari menerpa dinding Gerbong, sehingga membuat para pejuang melolong-lolong kepanasanan dan kehausan mengakibatkan 40 orang dari seratus orang pejuang / tahanan gugur sebagai kusuma bangsa. Kejadian tersebutKabupaten Bondowoso. Dan untuk mengenang para jasa para pejuang maka setiap tahun diadakan Napak Tilas yang dilaksanakan tiap-tiap tahun pada Hari Pahlawan.

 

Ok, finally thanx a lot buat web ini, sudah membawaku mengingat kembali tentang kota kelahiranku:

http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=Daerah&op=detail_kabupaten&id=230&dt=sejarah&nama_kab=Kab.Bondowoso

32 thoughts on “Kota Kelahiranku [Bondowoso=Bendebesa]

  1. Thanks atas infonya..rencana aku mau bikin feature mengenai babad bondowoso..dan info anda bisa sebagai tambahan referensiku.. mungkin

  2. kaso’on kabbih, seng bedde neng dunyah maya sing pade ngerem serat ben beritanah bendebesah, selangkong kabih yehh.(engko’reng bendebesah).

  3. engko men ngeding bendebesah tero mule cong…mator kaso’on beritanah bendebesah…. paggik ketemo e lon-alon e adekna gerbong maut/es em pe setong enkok lambek asekolah..

  4. oalah.. pantesan bondowoso campuran madura n jawa..
    secara pendirinya asal madura sedangkan daerahnya ada di pulau jawa..

  5. Oiya mungkin ya.. Tapi di bondowoso mayoritas kan berbahasa madura,ya tapi ada juga yang berbahasa jawa.. Tapi biasanya,yang berbahasa jawa itu,mengindikasikan bahwa mereka adalah pendatang..

  6. Akuw, sbg org bonds,.
    Mw ngsh tw ttng bws,.
    Bws damai, tpi skrg uda agak sedikit rame,.
    Bnyk org dri luar kota yang pndah k kota pensiunan..
    Apa lg, d PERUM ARTHA KARYJA 2 NANGKAAN, dsana sepi,.
    Tiap jamaah sholat, d musholla, mesti bnyk org tua iang uda pensiund,..
    Bondowoso uda mulai ad peningkatan skrg…
    Org bonds jg bnyak yang krja atau skolah dluar kota,..
    Bondowoso, buat akuw kngen,.
    Skrng akuw jg lg merantau d kota org,.
    Dgn 2 temankuw..
    Untuk bisa meningkatkan kualitaskuw,..
    Hahaha…
    Jd curhat da,..

  7. Bondowoso sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk menjelma menjadi daerah yang maju,salah satu contohnya sektor pariwisata yang saat ini kurang diperhatikan. padahal objek wisatanya bagus2, aku yakin kalau lebih diperhatikan, bukan tidak mungkin Bondowoso seperti Malang.

    • Yap, bener banget dan sepakat banget tuh mas. Memang sektor pariwisata di bondowoso kurang dikelola dengan baik, padahal kaalu dikelola dengan baik, bukannya tidak mungkin akan menjadiincome yang sangat besar…

  8. aku lahir di Bondowoso
    saya cuma hanya ingin
    melihat bondowoso
    membudayakan kesenian apa saja,
    yang paling utama
    kesenian tradisi kita.
    teruskanlah cita-cita orang
    yang sudah mendahului kita.
    terima kasih.

    • bener banget tuh, mas/mbak… tapi masalahnya, sekarang ini masih ada nggak yang mau melestarikan kesenian tradisi yang sudah ada?

      • sebenarnya berawal dari diri kita sendiri
        kalo kita mempunyai greget, kita pasti bisa.
        meskipun kota bondowoso tidak begitu muncul ato gak maju,
        setidaknya yang megang kendali kota bondowoso
        bisa ngasih contoh yang lebih kreatif
        pada anak didiknya.

  9. jadikan bondowoso kota yang membanggakan
    jangan lupakan semua kesenian kita apalagi sampai punah
    ayo asrikan kota kita yang suci ini
    jangan kotori dengan hal yang tak penting

  10. Perlahan2 Q akan rubah Image BOndowoso yg Katay “KOta Mati/Kota Pensiunan”.

    Qt yg tinggal d dalamy juga Punya kehiduan>>>
    yg nantiNya akan Qt bukti kan N PErlihatkan>…

    Ayooowwww kawan….

    g seneng kan kan KOtA Qt dsebut Kota MAti?!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s