Aku memanggilnya Bapak
Seseorang yang sangat kaku, dingin, keras, tapi penyayang. Seseorang yang sangat memperhatikan kebutuhan anak-anaknya. Kalau aku meminta untuk dibelikan buku, langsung beliau mengantarku, walaupun hari itu adalah hari yang melelahkan selepas bekerja seharian.
Seorang pekerja keras yang di hari Minggu masih sempat mengajak anak-anaknya bermain ke sawah, melihat sapi-sapi piaraannya, atau sekedar berjalan-jalan mengendarai sepeda motor.
Seorang disiplin, yang menemaniku mengerjakan PR walaupun terkadang dengan sedikit bentakan sampai aku menangis karena tidak tahu harus menjawab apa dan sejujurnya sudah mengantuk ketika itu.
Seorang perokok berat yang sampai-sampai membuatku benci dengan rokok, yang karenanya aku jadi berpisah dengannya.
Aku memanggilnya Papa read more…
Iseng-iseng dengerin radio MQ beberapa hari yang lalu (8 Juni yang lalu…) tentang kesurupan. Kalau kata yang menyampaikan waktu itu, yang namanya kesurupan itu ada dua macam yaitu kesurupan yang disadari (ini yang sering kita lihat di televisi, yang keliatan tereak-tereak itu loh…) dan tidak disadari. Nah, aku jadi penasaran tuh, karena ternyata kesurupan yang disadari itu hanya 2% sajah, sisanya tidak disadari teman-teman. Wew…
Pertanyaan?
Emangnya jin beneran ada yak? Apa yang seperti di televisi itu, seperti vampir, tuyul, kuntilanak, genderuwo, wewegombel?
Ada, makanya sebelum masuk kamar mandi disuruh berdoa kan? Ya Allah, lindungilah kami dari jin laki-laki dan perempuan…
Di QS An Nas juga ada kan, di ayat terakhirnya, … dari golongan jin dan manusia…
Nah Lho…
Tau dari mana kalau kita sedang kena jin, katanya ciri-ciri terkena gangguan jin (tapi, katanya ini bukan kriteria mutlak):
1. Fisik
Pusing seluruh atau sebagian; Bahu sering berat atau pegal; Panas pada bagian tertentu; Sesak napas; Perut sakit; Prostat atau rahim; Mendengkur ketika tidur; Kebiasaan makan dan minum berlebihan; Memiliki kekuatan fisik berlebihan; Sakit yang sangat pada jam tertentu, tiba-tiba datang atau hilang
2. Psikis
Mudah atau sering marah, tersinggung; Bingung, sulit konsentrasi; Bermimpi menakutkan atau binatang buas seperti buaya, ular, harimau; Bermimpi bertemu orang yang sama; Bermimpi jatuh dari ketinggian; Was-was, minder; Banyak tidur atau sulit tidur; Malas beraktivitas pada kebaikan; Merasa ada bisikan di hati; Letusan di malam hari di atas genteng atau di sekitar rumah; Menebak peristiwa yang akan terjadi (menerawang); Melihat penampakan; Merasa ada yang mengikuti
Sendiri, menyepi dalam senyap
Terkadang, ada masa-masa di mana kita berkompetisi dengan diri sendiri
Mendapati sebuah kenyataan bahwa orang lain hanya lalu lalang dalam kehidupan kita
Pada akhirnya, hanya ada aku dan Tuhanku
Adalah jadi pelita di dunianya
Mengiriminya lantunan kalimat indah
Sebagai teman di alamnya
Supaya ia bahagia di sana
Supaya tempatnya bertambah luas
Supaya ruangnya tak senantiasa gelap gulita
Karena ku tahu
Tak ada yang bisa melakukannya kecuali aku
Bosan?
Tak akan pernah
Kalau biasanya aku adalah orang yang sering cepat merasa bosan,,,
Tak akan pernah untuk yang satu ini
Karena aku sayang padanya
Selamanya
Telah datang masa-masa di mana aku tak bisa lagi bersamanya
Maka, hanya ini yang bisa kulakukan sebagai wujud sayangku yang paling tulus
Tak kan pernah bosan untuk melakukannya
Never
-a daughter that always try to be a good girl, always for my dad, if not me, who then?-
Habis membaca sebuah komik yang ceritanya agak lucu, tapi ada pesan moral yang aku tangkap. Ada sebuah kalimat yang bagus di komik itu, kan jarang-jarang yak komik itu punya hikmah yang bisa diambil. Kalimatnya kurang lebih begini:
Masa lalu itu bukan untuk dilupakan atau dibuang tapi untuk disimpan sebagai sebuah kenangan, karena ketika kita ingin melupakan atau membuangnya, maka tanpa disadari sebenarnya masa lalu itu berharga bagi kita.
Wew, begitu yah? Iya kah? Wah, berarti benarlah adanya sebuah ungkapan: JAS MERAH, JAngan Sekali-kali MElupakan Sejarah.
Sudah ah, sekian untuk hari ini…
Semoga bermanfaat,
Wallahua’lam bishshawab…
Makin canggihnya jaman membuat orang-orang di dunia ini makin bisa mengekspresikan dirinya dengan berbagai cara. Salah satunya adalah keberadaan dunia maya yang memang tampak benar-benar tak ada batasnya. Tak ada batas teritori, suku, agama, budaya, dan sebagainya. Yeah, lagi-lagi, lewat fasilitas jejaring sosial dunia ini akan tampak tak berbatas sama sekali.
Anda bisa tahu dengan mudah apa yang dilakukan oleh teman-teman Anda, setiap waktu. Ini juga membuatku jadi pemburu gosip [huhu, pemburu gosip, ini fakta atau gosip…???]. Lihat saja status mereka, baca komentar-komentar yang ada. Itu sudah lebih dari cukup.
Aku termasuk orang yang memang malas gonta-ganti status di facebook atau friendster, pun di media chat seperti Yahoo!Messenger [lebih suka ga nulis status atau invisibel]. Tapi, aku senang mengamati kebiasaan teman-teman yang sangat ekspresif mengabarkan apa yang sedang mereka lakukan pada suatu waktu. Hehe, ini sangat menyenangkan. Tampak serba ingin tahu urusan orang memang, tapii, toh teman-teman memasang status itu dengan sadar dan senang hati bukan? Jadi, aku akan mengambil bagian sebagai pemirsanya. Kalau semua hobi gonta-ganti status terus, trus siapa yang akan membaca perubahan itu. Hohoho, ya nggak?
Makanya, jangan heran, walaupun jarang ketemu, tapi sebenarnya pertemuan itu banyak dilakukan secara tidak disadari di dunia maya. Aku akan jalan-jalan untuk mengetahui kabar teman-teman.
Ekspresif. Is that wrong? read more…



